Mobil Listrik Terbakar di Tebet, Petugas Kerahkan Enam Unit Pemadam

Mobil Listrik Terbakar di Tebet, Petugas Kerahkan Enam Unit Pemadam

Jakarta | Kebakaran sebuah mobil listrik terjadi pada Rabu sore, 14 Oktober 2026. Peristiwa tersebut berlangsung di Jalan Letjen M.T. Haryono Nomor 8, Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. Saat kebakaran berlangsung, asap hitam terlihat membumbung dari lokasi kejadian dan menjadi tanda yang mudah terlihat dari kawasan sekitar. Informasi awal mengenai peristiwa ini berfokus pada terjadinya kebakaran serta lokasi tempat kejadian.

Lokasi kebakaran berada di Jalan Letjen M.T. Haryono Nomor 8. Secara administratif, alamat tersebut termasuk wilayah Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. Penyebutan alamat secara lengkap diperlukan untuk memperjelas tempat terjadinya peristiwa, terutama karena kawasan Tebet memiliki sejumlah ruas jalan dan lingkungan dengan nama yang berdekatan. Dengan demikian, kejadian yang diberitakan ini merujuk pada titik di Jalan Letjen M.T. Haryono Nomor 8, bukan lokasi lain di wilayah Tebet.

Bacaan Lainnya

Asap hitam yang terlihat membumbung menjadi bagian penting dari gambaran kebakaran pada sore itu. Kemunculannya menandai bahwa peristiwa sedang berlangsung di lokasi tersebut pada Rabu, 14 Oktober 2026. Berita ini mencatat adanya mobil listrik yang terbakar di Tebet Barat, dengan tempat kejadian berada di wilayah Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. Rincian yang tersedia mencakup waktu, alamat, dan asap hitam yang tampak selama kebakaran. Ketiga unsur tersebut menjadi inti informasi awal mengenai peristiwa di Jalan Letjen M.T. Haryono Nomor 8.

Informasi mengenai kebakaran mobil listrik di Tebet diterima petugas pemadam kebakaran pada pukul 15.44 WIB. Laporan tersebut disampaikan oleh warga yang memberikan informasi awal mengenai kejadian kepada petugas. Penerimaan laporan itu menjadi titik awal penanganan kebakaran oleh petugas pemadam kebakaran di lokasi.

Setelah menerima laporan, petugas bergerak menuju lokasi kejadian. Berdasarkan kronologi waktu yang tersedia, petugas tiba di lokasi pada pukul 15.54 WIB, atau sepuluh menit setelah informasi kebakaran diterima. Kedatangan petugas menandai dimulainya tahapan penanganan langsung terhadap kebakaran mobil listrik tersebut.

Petugas kemudian mempersiapkan operasi pemadaman di lokasi. Operasi itu dimulai pada pukul 15.56 WIB, dua menit setelah petugas tiba. Dengan demikian, rangkaian awal penanganan berlangsung dari laporan warga pada pukul 15.44 WIB, kedatangan petugas pada pukul 15.54 WIB, hingga dimulainya pemadaman pada pukul 15.56 WIB.

Kronologi tersebut menunjukkan bahwa laporan warga menjadi dasar bagi petugas untuk merespons kejadian. Selisih waktu laporan dan kedatangan petugas tercatat sepuluh menit. Setelah berada di lokasi, petugas memulai operasi pemadaman dua menit kemudian. Seluruh tahapan awal itu berlangsung pada sore hari dan dicatat berdasarkan waktu yang tersedia dalam laporan kejadian.

Penanganan kebakaran mobil listrik di Tebet melibatkan pengerahan sumber daya pemadam kebakaran dalam jumlah cukup besar. Sebanyak enam unit pemadam kebakaran dikirim ke lokasi untuk menangani kejadian tersebut. Pengerahan itu menunjukkan bahwa petugas menyiapkan dukungan operasional yang memadai untuk merespons laporan kebakaran kendaraan di kawasan Tebet.

Selain enam unit pemadam, sebanyak 28 personel turut dikerahkan ke lokasi kejadian. Jumlah tersebut menjadi bagian dari upaya petugas dalam menangani kondisi yang dilaporkan, sekaligus mendukung pelaksanaan penanganan kebakaran di lapangan. Informasi mengenai pengerahan unit dan personel disampaikan dalam catatan penanganan kejadian kebakaran yang berlangsung di wilayah tersebut.

Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) DKI Jakarta mencatat objek kejadian sebagai mobil listrik. Keterangan ini menjadi identifikasi resmi mengenai objek yang dilaporkan terbakar dalam peristiwa di Tebet. Dengan demikian, informasi awal dari pusat komando menyebutkan bahwa penanganan melibatkan enam unit pemadam kebakaran dan total 28 personel, dengan objek kejadian berupa mobil listrik.

Pencatatan oleh Command Center Damkar DKI Jakarta juga memberikan gambaran mengenai skala respons petugas terhadap laporan tersebut. Data pengerahan mencakup jumlah unit dan personel yang dikirim, tanpa merinci jenis armada maupun pembagian tugas setiap personel. Rincian yang tersedia menegaskan bahwa kebakaran mobil listrik itu ditangani melalui koordinasi petugas pemadam kebakaran dengan dukungan enam unit dan 28 personel di lokasi.

Petugas pemadam kebakaran berhasil melokalisasi api yang membakar sebuah mobil listrik di kawasan Tebet pada pukul 16.00 WIB. Langkah tersebut menandai bahwa kobaran api telah berada dalam penanganan petugas sehingga tidak lagi dilaporkan meluas dari titik kejadian. Dalam proses penanganan, petugas mengerahkan enam unit pemadam untuk mendukung upaya pemadaman dan pengamanan di lokasi.

Tiga menit setelah api berhasil dilokalisasi, tepatnya pada pukul 16.03 WIB, petugas melanjutkan penanganan melalui proses pendinginan. Tahap ini dilakukan setelah kobaran utama terkendali, dengan tujuan menurunkan suhu pada bagian-bagian kendaraan dan area sekitarnya. Pendinginan menjadi bagian dari rangkaian penanganan di lokasi setelah pemadaman, meskipun informasi mengenai durasi serta hasil akhir proses tersebut belum tersedia dalam bahan berita.

Hingga informasi yang tersedia, belum terdapat keterangan mengenai penyebab kebakaran mobil listrik tersebut. Belum diketahui pula apakah insiden itu berkaitan dengan gangguan teknis, kondisi kendaraan, atau faktor lain. Karena itu, penyebab kejadian masih menunggu penjelasan dan pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Bahan yang tersedia juga belum memuat informasi mengenai ada atau tidaknya korban dalam peristiwa tersebut. Tidak terdapat keterangan yang dapat memastikan kondisi pengemudi, penumpang, maupun warga di sekitar lokasi. Demikian pula, kondisi akhir kendaraan setelah api dilokalisasi dan proses pendinginan dilakukan belum dijelaskan. Perkembangan mengenai penanganan lanjutan, penyebab kebakaran, serta dampaknya masih menunggu informasi resmi berikutnya.

Baca juga: Mendorong Pembangunan Stasiun Pengisian Mobil Listrik di Indonesia | TNI Kerahkan Alutsista dan Pasukan Khusus TNI AL Intensifkan Pencarian Korban KM Virgo Transport 8 | TNI Kerahkan Sejumlah Alutsista Dukung Operasi SAR KM Virgo Transport 8

Pos terkait