Usut Tuntas Kematian Tahanan di Palu: Abcandra Tekankan Pesan Presiden Prabowo, “Hukum Harus Tegak Tanpa Pandang Bulu”

 

PALU, BIN.COM –  28 Oktober 2024, Dalam upaya mengusut tuntas kasus tewasnya tahanan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) bernama Bayu Adhityawan, Wakil Ketua MPR Abcandra Muhammad Akbar Supratman menyampaikan apresiasinya terhadap langkah tegas Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah. Menurutnya, keputusan Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Agus Nugroho, untuk mengambil alih kasus ini dari Polresta Palu dan membentuk Tim Investigasi adalah langkah positif yang perlu didukung.

Bacaan Lainnya

 

Apresiasi ini disampaikan Abcandra usai bertemu dengan Agus Nugroho di Gedung Nusantara III, Komplek MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, pada hari ini. Pertemuan ini disebutnya sebagai tindak lanjut dari diskusi sebelumnya di Komisi III DPR, yang juga telah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait kasus tersebut pada akhir September.

 

“Saya sangat mengapresiasi respon cepat dari Kapolda Sulawesi Tengah. Alhamdulillah, dua oknum polisi yang terlibat sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ungkap Abcandra yang berasal dari Kelompok DPD. “Ini bukti komitmen nyata Kepolisian dalam penegakan hukum yang adil dan transparan.”

 

Dalam pertemuan tersebut, Abcandra menyebut pertemuan dengan Agus Nugroho sebagai pertemuan silaturahim dan menyatakan bahwa Agus adalah sosok yang sudah lama dikenalnya. “Ini bukan pertemuan khusus, tapi bagian dari koordinasi dan komunikasi untuk memastikan penanganan kasus ini berjalan dengan baik,” tambahnya.

 

Bagi Abcandra, yang juga merupakan anggota DPD dari Sulawesi Tengah, peran kepolisian sangat penting sebagai mitra kerjanya dalam membangun dan menjaga keamanan daerah. Ia menegaskan bahwa penanganan kasus ini bukan semata-mata hasil kerja dirinya, melainkan kerja bersama semua pihak. “Kerja Pak Kapolda dan institusi kepolisian sangat luar biasa. Ini kerja keseluruhan yang berkomitmen terhadap keadilan,” ujarnya.

 

Tak hanya mengucapkan terima kasih kepada Kapolda, Abcandra juga memberikan apresiasi kepada Ketua Komisi III, Habiburokhman, yang dinilai memiliki komitmen tinggi dalam membantu keluarga almarhum Bayu Adhityawan mencari keadilan. “Ketua Komisi III sudah mendampingi sejak awal, memastikan bahwa keluarga almarhum bisa mendapatkan keadilan,” ujarnya.

 

Dalam pernyataan yang lebih luas, Abcandra juga menekankan pesan dari Presiden Prabowo Subianto, bahwa hukum harus tegak dengan seadil-adilnya dan tanpa pandang bulu. “Presiden Prabowo berpesan agar penegakan hukum dilakukan sebaik-baiknya. Semua orang harus diperlakukan setara di mata hukum,” tegasnya.

 

Sementara itu, Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Agus Nugroho, memastikan komitmen institusinya untuk bekerja profesional dan transparan dalam penanganan kasus ini. “Kami bekerja keras, ikhlas, cerdas, tuntas, dan berkualitas. Semangat kami sejalan dengan harapan keluarga korban, masyarakat, dan teman-teman media,” ujarnya.

 

Dengan transparansi dan keterbukaan yang dijalankan Polda Sulawesi Tengah, kasus ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum dan keadilan bagi keluarga korban, serta menumbuhkan kembali kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian di Indonesia.

 

 

Pos terkait

Komentar ditutup.