Wujud Nyata Kepedulian TNI, Babinsa Banyuanyar Turun ke Sawah Bantu Pemangkasan Lahan

Wujud Nyata Kepedulian TNI, Babinsa Banyuanyar Turun ke Sawah Bantu Pemangkasan Lahan

Probolinggo, 11 November 2025 – Kepedulian Tentara Nasional Indonesia (TNI) terhadap kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan dalam berbagai bidang, salah satunya sektor pertanian. Seperti yang dilakukan oleh Sertu Aksan, Babinsa Koramil 0820-20/Banyuanyar, yang turun langsung membantu petani di Dusun Mangar, Desa Pendil, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, dalam kegiatan perawatan lahan pasca panen jagung, Selasa (11/11/2025).

Di bawah teriknya matahari pagi, Sertu Aksan tampak bersama Bapak Kholik, pemilik lahan, melakukan pemangkasan batang dan pembersihan sisa tanaman jagung di lahan seluas 1.400 meter persegi. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian penting dari upaya menjaga kesuburan tanah dan menekan risiko serangan hama menjelang masa tanam berikutnya.

Bacaan Lainnya

“Kami mendampingi petani tidak hanya saat menanam dan memanen, tetapi juga pada tahap pasca panen. Pemangkasan seperti ini penting agar lahan tetap subur dan siap digunakan kembali,” ujar Sertu Aksan, saat ditemui di sela kegiatan pendampingan.

Menurutnya, pendampingan pasca panen menjadi salah satu langkah strategis untuk mendukung program ketahanan pangan nasional yang terus digaungkan oleh pemerintah. Dengan keterlibatan aktif Babinsa di lapangan, para petani diharapkan lebih bersemangat dan memiliki pemahaman yang baik dalam pengelolaan lahan secara berkelanjutan.

Lebih jauh, Sertu Aksan menegaskan bahwa peran Babinsa tidak hanya sebatas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga menjadi penggerak utama di sektor ekonomi pedesaan, terutama dalam bidang pertanian yang menjadi sumber penghidupan mayoritas warga.

“Kehadiran Babinsa di tengah petani merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan rakyat. Kita ingin memastikan lahan tetap produktif agar hasil pertanian meningkat dan kebutuhan pangan masyarakat tercukupi,” tambahnya.

Sementara itu, Bapak Kholik, petani pemilik lahan, mengaku sangat terbantu dengan pendampingan yang diberikan oleh Babinsa. Ia menyampaikan bahwa selama ini Sertu Aksan kerap turun langsung membantu petani, mulai dari masa tanam hingga pasca panen.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pak Babinsa. Beliau selalu hadir di saat kami butuh bantuan, memberi semangat, bahkan ikut bekerja di lahan. Dengan dukungan seperti ini, kami petani merasa lebih diperhatikan,” ungkapnya dengan raut wajah penuh semangat.

Pendampingan Babinsa terhadap petani seperti di Desa Pendil ini menjadi contoh nyata sinergi antara TNI dan masyarakat desa. Melalui kerja sama yang solid, diharapkan dapat tercipta ketahanan pangan yang mandiri, sekaligus mendorong peningkatan taraf hidup para petani di wilayah pedesaan.

Kegiatan seperti ini juga sejalan dengan arahan Komandan Kodim 0820/Probolinggo yang menekankan pentingnya peran Babinsa sebagai penyuluh dan pendamping masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan di daerah. Dengan adanya kolaborasi ini, TNI berkomitmen menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan nasional.

Sinergi nyata antara Babinsa dan petani di Banyuanyar membuktikan bahwa pembangunan bangsa tidak hanya dimulai dari kota, tetapi juga tumbuh kuat dari ladang-ladang desa. Dari tangan-tangan petani dan prajurit inilah, kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat terus disemai.

(Bambang/Red)

Pos terkait