Temuan Zat Mangan Berlebihan dalam AMDK Situbondo Berpotensi Ganggu Kesehatan

Situbondo, 28 Maret 2025 – Setelah menunggu hasil pengujian yang sesuai dengan petunjuk pihak Dinas Kesehatan (DINKES) Situbondo, terungkap adanya temuan kandungan zat mangan (Mn) yang terlarut dalam Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) KN produksi CV. Kuning Indah Situbondo. Zat tersebut tercatat mencapai kadar 0,12 mg/L, melebihi ambang batas yang ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia, yaitu maksimal 0,1 mg/L sesuai dengan PERMENKES RI No.02 Tahun 2023.

Temuan ini menjadi perhatian serius, mengingat konsumsi mangan yang berlebihan dapat menimbulkan dampak kesehatan yang berbahaya bagi masyarakat. Beberapa gejala yang dapat muncul akibat konsumsi mangan berlebih antara lain gangguan pencernaan seperti mual, mules, diare, bahkan muntah. Paparan mangan yang berlebihan juga bisa mempengaruhi sistem saraf, menyebabkan kebingungan, kelelahan, dan gangguan keseimbangan tubuh.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, konsumsi mangan berlebih dapat memengaruhi kesehatan reproduksi, dengan potensi gangguan pada kesuburan tubuh dan masa kehamilan.

Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) DINKES Situbondo dalam pengujian ini hanya dapat mendeteksi tiga jenis zat dalam AMDK, yakni zat besi (Fe), seng (Zn), dan mangan (Mn). Hal ini dijelaskan dalam agenda konseling yang dilaksanakan pada 25 Maret 2025 di Kantor DINKES Situbondo, yang melibatkan LPK-RI dan pihak media online.

Mas Didik, perwakilan LPK-RI Situbondo, mengingatkan pentingnya pengawasan yang ketat terhadap peredaran produk obat dan makanan, serta peran BPOM dalam menjaga kualitas dan keamanan konsumsi masyarakat. “Perlindungan kesehatan masyarakat harus diupayakan secara maksimal, dengan pengawasan yang tepat agar kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara tetap terjamin sesuai dengan amanah Pancasila dan UUD 1945,” tegas Mas Didik dalam kesempatan tersebut.

Laporan ini diharapkan dapat menjadi perhatian bagi masyarakat dan pihak berwenang untuk terus menjaga kualitas produk yang beredar, demi memastikan kesehatan dan keselamatan masyarakat terjaga dengan baik.

(Ryd-Red/**)

Pos terkait

Komentar ditutup.