PROBOLINGGO – Kepolisian Resor Probolinggo Kota melakukan sterilisasi sejumlah gereja di wilayah Kota Probolinggo menjelang rangkaian ibadah Paskah, Jumat (3/4/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan keamanan umat Kristiani saat beribadah.
Sterilisasi dilakukan oleh Unit Satwa K9 Satsamapta Polres Probolinggo Kota dengan menyasar sejumlah gereja secara bertahap. Pada sesi pagi, petugas memeriksa lima gereja, sedangkan pada sore hari dilanjutkan di tujuh gereja lainnya.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari area parkir, halaman, hingga ke dalam ruang ibadah. Tim K9 diterjunkan untuk mendeteksi kemungkinan adanya benda berbahaya atau bahan peledak di lokasi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kasi Humas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah, mengatakan kegiatan sterilisasi merupakan bagian dari upaya pengamanan menjelang perayaan hari besar keagamaan.
“Sterilisasi dilakukan untuk memastikan seluruh area gereja dalam kondisi aman dan bebas dari benda berbahaya maupun mencurigakan sebelum digunakan oleh jemaat,” ujar Zainullah.
Dalam pelaksanaannya, tim K9 dipimpin oleh pawang Aiptu Febriyanto Eka P bersama Bripda M. Andrianto. Mereka mengerahkan anjing pelacak jenis Belgian Malinois bernama Eagle yang memiliki kemampuan khusus dalam mendeteksi bahan peledak.
Selain melakukan pemeriksaan, petugas juga berkoordinasi dengan pengurus gereja guna memastikan proses sterilisasi berjalan lancar dan tidak mengganggu aktivitas persiapan ibadah.
Hasil dari sterilisasi menunjukkan tidak ditemukan adanya benda berbahaya, mencurigakan, maupun bahan peledak di seluruh lokasi yang diperiksa.
Usai sterilisasi, Polres Probolinggo Kota langsung melanjutkan dengan pengamanan pelaksanaan ibadah Paskah. Pengamanan melibatkan hampir seluruh personel kepolisian yang disiagakan di masing-masing gereja.
Langkah ini dilakukan untuk menjamin seluruh rangkaian ibadah berjalan aman, tertib, dan lancar. Polisi juga menyerahkan berita acara hasil sterilisasi kepada pihak gereja sebagai bentuk dokumentasi.
Selain itu, kepolisian mengimbau petugas pengamanan internal gereja untuk tetap meningkatkan kewaspadaan selama pelaksanaan ibadah berlangsung.
“Kami berharap umat Kristiani dapat melaksanakan ibadah dengan aman, nyaman, dan khidmat. Kepolisian juga menyiagakan personel untuk pengamanan selama kegiatan berlangsung,” pungkasnya.
Selama kegiatan sterilisasi hingga pengamanan berlangsung, situasi di seluruh lokasi terpantau aman dan kondusif.
(Bambang/*)







