Lumajang — Upaya percepatan penanganan pasca-erupsi Gunung Semeru terus digenjot oleh jajaran TNI bersama berbagai elemen masyarakat. Pada Kamis (27/11/2025), personel Kodim 0821 Lumajang yang tersebar di sejumlah titik terdampak bergabung dengan relawan untuk melakukan pembersihan material vulkanik yang menimbun rumah warga.
Material berupa pasir, lumpur, kayu, hingga puing bangunan akibat awan panas guguran masih menumpuk di permukiman warga. Kondisi ini membuat akses ke rumah tertutup total dan beberapa bangunan berisiko mengalami kerusakan lanjutan jika tidak segera dievakuasi.
Sejak pagi, puluhan prajurit TNI tampak bekerja tanpa henti menggunakan peralatan manual seperti sekop, cangkul, dan gerobak dorong. Meski medan berat dan cuaca tidak menentu, mereka tetap bergotong royong membersihkan material demi membuka kembali jalur masuk ke rumah warga.
Danramil 0821-12/Jatiroto, Kapten Inf Dedy Siswantono, menjelaskan bahwa keterlibatan TNI dalam pemulihan pascabencana merupakan bentuk tanggung jawab moral terhadap masyarakat yang sedang dilanda kesulitan.
“Kami dari jajaran Kodim 0821 bersama relawan akan terus hadir membantu warga yang terdampak. Pembersihan material ini sangat penting agar masyarakat bisa kembali menempati rumahnya atau setidaknya mengamankan barang-barang yang masih dapat diselamatkan,” ujarnya.
Kapten Dedy menambahkan bahwa kehadiran prajurit di lokasi bencana tidak hanya ditujukan untuk memberikan bantuan fisik, tetapi juga memulihkan kondisi psikologis warga yang masih trauma akibat aktivitas Gunung Semeru. Ketegasan dan ketenangan prajurit diharapkan dapat memberi rasa aman bagi masyarakat.
Tidak hanya itu, kerja sama antara TNI dan relawan di lapangan menunjukkan betapa kuatnya semangat gotong royong di tengah situasi darurat. Kehadiran berbagai komunitas relawan dari sejumlah daerah membantu mempercepat proses rehabilitasi awal pascabencana.
Warga yang rumahnya terdampak menyampaikan apresiasi mendalam atas langkah cepat TNI dalam membantu mengangkat tumpukan material vulkanik yang membebani rumah-rumah mereka.
“Kalau tidak dibantu TNI dan relawan, mungkin rumah ini tidak bisa dibuka sampai beberapa hari. Terima kasih banyak,” ujar salah satu warga yang turut membantu proses pembersihan.
Upaya bersama ini diproyeksikan berlanjut hingga seluruh wilayah terdampak dapat kembali diakses dengan aman. Kodim 0821 Lumajang memastikan bahwa personelnya akan tetap berada di lapangan untuk mendampingi masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih.
(Edi D/Bambang/Pendim 0821)








