Mengungkap Jejak Kabel yang Hilang: Kapolsek Tegalsari dan Tim Terima Penghargaan dari Pj. Walikota Surabaya

 

SURABAYA ( JAWA TIMUR ), BIN.COM  – Suasana bangga menyelimuti jajaran Polsek Tegalsari pada Selasa (19/11) ketika Pj. Walikota Surabaya, Restu Novi Widiani, melalui Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru, memberikan penghargaan kepada Kapolsek Tegalsari Kompol Rizki Santoso S.I.K., Kanitreskrim AKP Angga Riatma S.Tr.K., S.I.K., M.H., dan tim reskrim. Penghargaan tersebut menjadi simbol apresiasi atas keberhasilan mereka dalam mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) jaringan kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya.

 

Kasus yang menggemparkan ini bermula dari hilangnya kabel PJU sepanjang 4.100 meter di 25 lokasi berbeda di sepanjang jalan utama Surabaya. Peristiwa yang berlangsung selama kurang lebih tiga bulan ini menimbulkan kerugian signifikan bagi Dishub Surabaya, mencapai Rp12 miliar.

 

Setelah melalui serangkaian penyelidikan intensif, Unit Reskrim Polsek Tegalsari berhasil menangkap dua pelaku utama pada Rabu (11/9). Mereka diketahui melakukan aksinya di delapan lokasi berbeda dengan metode yang sangat terorganisir. Penangkapan ini mengakhiri aksi yang sempat membuat sejumlah wilayah Surabaya kehilangan pencahayaan jalan, menciptakan keresahan bagi masyarakat dan pengguna jalan.

 

Kapolsek Tegalsari Kompol Rizki Santoso mengungkapkan, keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras dan sinergi timnya. “Kami tidak hanya berupaya menegakkan hukum, tetapi juga memastikan Surabaya tetap menjadi kota yang nyaman dan aman bagi warganya,” ujarnya.

 

Pj. Walikota Surabaya, melalui Tundjung Iswandaru, menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polsek Tegalsari. “Tindak tegas ini bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga bagian dari tanggung jawab sosial untuk menjaga aset kota yang menjadi milik bersama,” katanya.

 

Keberhasilan pengungkapan ini diharapkan menjadi pesan kuat bagi pelaku kejahatan lainnya. Bagi masyarakat Surabaya, ini adalah bukti nyata bahwa keamanan kota terus menjadi prioritas utama, dengan sinergi antara pemerintah dan aparat kepolisian sebagai garda terdepan.

 

 

Pos terkait