Lassana Doucoure Resmi Bergabung dengan FK Haugesund setelah Izin Kerja Terbit

Lassana Doucoure Resmi Bergabung dengan FK Haugesund setelah Izin Kerja Terbit

Jakarta | Lassana Doucoure resmi diumumkan sebagai pemain baru FK Haugesund pada Senin, 26 Oktober 2026. Penyerang berusia 23 tahun asal Indonesia itu kini akan melanjutkan kariernya di Norwegia, setelah sebelumnya memperkuat Barito Putera. Kepindahan ini menjadi langkah penting dalam perjalanan profesionalnya, sekaligus menandai kesempatan bagi pemain Indonesia untuk beradaptasi dengan kompetisi sepak bola di Eropa. Pengumuman tersebut menyusul terbitnya izin kerja yang diperlukan untuk menuntaskan proses bergabung dengan klub.

FK Haugesund saat ini berkompetisi di divisi kedua sepak bola Norwegia. Klub tersebut menjadi tujuan baru Doucoure setelah ia menjalani masa percobaan pada musim panas 2026. Ia mulai mengikuti latihan bersama tim sejak awal Agustus, sehingga staf dan jajaran klub memiliki waktu untuk menilai kemampuan serta kesesuaiannya dengan kebutuhan skuad. Tahap percobaan itu memberi kesempatan kepada pemain dan klub untuk saling mengenal sebelum kesepakatan resmi dibuat.

Bacaan Lainnya

Penampilan Doucoure selama trial dinilai cukup meyakinkan oleh pihak Haugesund. Berdasarkan penilaian tersebut, klub kemudian memutuskan untuk mengontraknya hingga 31 Desember 2027. Masa kontrak itu memberikan kepastian bagi pemain untuk melanjutkan proses adaptasi dan berupaya mendapatkan tempat di tim utama. Bagi Haugesund, perekrutan ini menambah opsi di lini serang, sementara bagi Doucoure, keputusan tersebut membuka babak baru setelah pengalamannya bersama Barito Putera.

Peralihan dari sepak bola Indonesia menuju kompetisi Norwegia tentu membawa tantangan tersendiri. Doucoure perlu menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, ritme latihan, serta tuntutan permainan di klub barunya. Namun, pengalamannya berlatih bersama skuad sejak Agustus dapat menjadi modal awal untuk memahami cara kerja tim. Pengumuman resmi pada 26 Oktober juga mengakhiri masa menunggu sejak trial musim panas dan memastikan bahwa langkah berikutnya dalam kariernya akan dijalani bersama FK Haugesund.

Dengan kontrak yang berlaku sampai akhir 2027, Doucoure memiliki waktu untuk menunjukkan kontribusi secara konsisten dan membangun peran di dalam skuad. Perjalanannya dari Barito Putera ke klub divisi kedua Norwegia memperlihatkan perkembangan karier yang melintasi batas negara. Kini, fokusnya adalah memanfaatkan kesempatan yang diberikan Haugesund, melanjutkan adaptasi, dan membantu tim melalui penampilan di lapangan. Kepindahan ini menjadi kabar penting bagi perjalanan sang penyerang Indonesia di level klub.

Sejak tiba di FK Haugesund pada awal Agustus, Lassana Doucoure telah berlatih bersama tim dan menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya. Namun, keterlibatannya dalam sesi latihan belum berarti ia bisa langsung memperkuat klub di pertandingan resmi. Pemain tersebut masih harus menunggu izin kerja Norwegia, dokumen yang menjadi syarat bagi dirinya untuk tampil dalam kompetisi bersama Haugesund. Selama proses administrasi berlangsung, klub belum dapat memasukkannya ke lapangan untuk pertandingan resmi, meskipun ia sudah menjalani persiapan bersama rekan-rekan setim. Situasi itu membuat kesempatan bermainnya tertunda selama beberapa waktu setelah kedatangannya.

Proses perizinan tersebut memerlukan waktu cukup lama dan baru rampung pada Kamis, 22 Oktober 2026. Setelah seluruh tahapan diselesaikan dan izin kerja diterbitkan, Doucoure memenuhi persyaratan untuk bermain bagi FK Haugesund. Dengan demikian, hambatan administratif yang sebelumnya membatasi ketersediaannya telah teratasi. Penyelesaian dokumen ini membuka jalan bagi klub untuk mempertimbangkan dirinya dalam rencana pertandingan, sesuai kebutuhan tim dan keputusan staf pelatih. Meski demikian, terpenuhinya persyaratan administratif tidak dengan sendirinya menjamin ia langsung tampil; ia tetap perlu melanjutkan persiapan dan menunggu kesempatan yang tepat untuk masuk ke skuad pertandingan.

Direktur olahraga FK Haugesund, Kristoffer Haraldseid, menjelaskan bahwa formalitas yang diperlukan kini telah diselesaikan. Klub memandang Doucoure sebagai pemain untuk musim berikutnya, sehingga kedatangannya merupakan bagian dari rencana jangka menengah, bukan semata-mata solusi untuk laga terdekat. Sambil menantikan kesempatan untuk tampil, ia akan terus berlatih bersama tim utama, sebagaimana yang telah dilakukannya sejak bergabung pada awal Agustus. Keberlanjutan latihan itu membantu pemain menjaga kesiapan dan membangun pemahaman dengan skuad, sementara klub dapat mengintegrasikannya secara bertahap. Dengan izin kerja yang sudah terbit, statusnya kini memungkinkan untuk bermain bagi Haugesund, setelah masa tunggu administratif yang menunda debut resminya.

Lassana Doucoure adalah pemain sepak bola berkewarganegaraan Indonesia yang memiliki keturunan Mali. Ia lahir di Jakarta pada 30 Juli 2003. Informasi dasar mengenai dirinya juga mencakup posisi kaki dominan kanan dan tinggi badan 1,82 meter. Data Transfermarkt menyebut nilai pasarnya diperkirakan berada di kisaran Rp900 juta. Angka tersebut merupakan estimasi yang tercantum pada sumber data tersebut, bukan keterangan mengenai nilai transfer atau biaya yang dibayarkan klub.

Perjalanan sepak bola Doucoure di level klub muda mencakup Dewa United U20. Ia memperkuat tim tersebut hingga Juli 2024. Setelah itu, ia melanjutkan kiprahnya bersama Barito Putera U20, yang berkompetisi dalam Elite Pro Academy U20. Perpindahan dari satu tim usia muda ke tim berikutnya menjadi bagian dari catatan kariernya sebelum ia tampil di level senior bersama Barito Putera.

Pada musim 2025/26, Doucoure tercatat tampil bersama tim utama Barito Putera di Divisi Championship. Periode tersebut menandai keterlibatannya dalam kompetisi senior klub setelah sebelumnya bermain di ajang kelompok usia. Catatan yang tersedia juga menyebutkan bahwa pada musim sebelumnya ia bermain sebanyak delapan kali dan mencetak satu gol. Rincian tersebut menggambarkan jumlah penampilan serta gol yang tercatat, tanpa perlu ditafsirkan lebih jauh mengenai peran atau kualitas permainannya.

Dengan demikian, riwayat yang dapat dirangkum dari informasi tersebut meliputi kelahiran di Jakarta, latar kewarganegaraan Indonesia dan keturunan Mali, serta pengalaman bersama Dewa United U20 dan Barito Putera U20. Ia kemudian tercatat memperkuat tim utama Barito Putera pada musim 2025/26. Data usia, tinggi badan, kaki dominan, dan perkiraan nilai pasar melengkapi profil dasarnya. Penyebutan statistik musim sebelumnya memberikan konteks faktual mengenai penampilannya, sementara perjalanan klub menunjukkan tahapan kompetisi yang pernah diikutinya hingga memasuki level senior.

FK Haugesund, atau Fotballklubben Haugesund, merupakan klub yang berbasis di Kota Haugesund, wilayah Rogaland, Norwegia. Didirikan pada 28 Oktober 1993, klub ini memainkan pertandingan kandang di Haugesund Stadion dan dikenal dengan julukan The Seagulls. Bagi Lassana Doucoure, kepindahan ke klub tersebut berarti memasuki lingkungan sepak bola yang tengah berjuang kembali ke kompetisi tertinggi Norwegia.

Haugesund terdegradasi dari divisi teratas setelah musim 2025. Karena itu, target utama mereka pada musim 2026 adalah merebut promosi ke Eliteserien. Berdasarkan situasi klasemen ketika sumber informasi dibuat, Haugesund memimpin divisi pertama dengan 62 poin dari 28 pertandingan. Mereka unggul dua poin atas Stromsgodset. Dua posisi teratas membuka peluang promosi, sehingga persaingan di papan atas menjadi penting bagi klub dan para pemainnya. Setiap pertandingan tersisa dapat memengaruhi peluang untuk mengakhiri musim di zona promosi.

Meski baru berusaha kembali ke kasta tertinggi, Haugesund memiliki pengalaman kompetitif yang cukup kuat. Mereka pernah finis di posisi ketiga Tippeligaen, nama yang sebelumnya digunakan untuk liga utama Norwegia. Klub ini juga mencapai final Piala Norwegia pada 2019, tetapi kalah 1-0 dari Viking. Di tingkat Eropa, Haugesund telah tampil tiga kali dalam kualifikasi Liga Europa. Namun, mereka belum pernah berhasil menembus babak utama kompetisi tersebut.

Konteks kalender kompetisi Norwegia juga penting untuk memahami tantangan yang dihadapi Doucoure.

Pos terkait