Koramil Sumber Tinjau Longsor di Area SMAN 1 Sumber, Warga Diminta Waspada

Koramil Sumber Tinjau Longsor di Area SMAN 1 Sumber, Warga Diminta Waspada

Probolinggo – Musibah tanah longsor terjadi di area lingkungan SMAN 1 Sumber, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, menyusul tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah pegunungan tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Mendapat laporan dari masyarakat, jajaran Koramil 0820-11/Sumber bergerak cepat dengan melakukan peninjauan langsung ke lokasi kejadian guna memastikan kondisi lapangan sekaligus melakukan pemantauan potensi longsor susulan.

Danramil 0820-11/Sumber, Kapten Kav Hasan Dhuri, mengatakan bahwa longsor dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan struktur tanah menjadi labil dan tidak mampu menahan beban air.

“Curah hujan yang cukup tinggi mengakibatkan kondisi tanah menjadi jenuh dan akhirnya terjadi longsor. Namun, Alhamdulillah dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa,” ujar Hasan Dhuri, Senin (30/3).

Ia mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah rawan bencana, agar meningkatkan kewaspadaan selama musim penghujan. Selain itu, warga juga diminta segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda potensi bencana agar dapat ditangani lebih cepat.

Menurutnya, wilayah Kecamatan Sumber yang berada di kawasan pegunungan memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi terhadap bencana tanah longsor, terutama saat intensitas hujan meningkat.

“Wilayah Sumber ini termasuk daerah rawan longsor karena kondisi geografisnya. Untuk itu kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan,” katanya.

Lebih lanjut, Hasan Dhuri menegaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh Babinsa di wilayah Koramil 0820-11/Sumber untuk aktif turun ke lapangan melakukan pemantauan di desa binaan masing-masing.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat, lanjutnya, merupakan bentuk nyata pengabdian TNI dalam memberikan rasa aman serta memastikan situasi wilayah tetap kondusif di tengah potensi bencana.

“Dengan kehadiran Babinsa, diharapkan masyarakat merasa lebih tenang dan setiap potensi gangguan, termasuk bencana alam, dapat segera terdeteksi dan ditangani,” pungkasnya. (Bambang/Pendim0820)

Pos terkait