Lumajang – Upaya memperkuat ketahanan masyarakat di wilayah rawan erupsi Gunung Semeru terus dilakukan jajaran TNI. Pada Jumat (28/11/2025), Kodim 0821 Lumajang bersama Tim Polkes dan Kesdam V/Brawijaya melaksanakan pemeriksaan kesehatan massal dan pembekalan wawasan kebencanaan bagi warga di Kompleks RT 03 RW 04 Dusun Supiturang, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo.
Sebanyak 32 warga terdampak hadir mengikuti rangkaian kegiatan yang menyasar dua aspek sekaligus: kesehatan masyarakat dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Keikutsertaan warga menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap upaya mitigasi yang dilakukan TNI di daerah rawan.
Fokus Kegiatan: Periksa Kesehatan dan Pembekalan Mitigasi Bencana
Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan tenaga kesehatan TNI memberikan pemeriksaan kesehatan menyeluruh, termasuk pengecekan tekanan darah, keluhan penyakit ringan, hingga pemberian edukasi kesehatan terkait lingkungan rawan bencana.
Selain itu, warga Supiturang dibekali pemahaman penting terkait mitigasi bencana, tanda-tanda awal erupsi, jalur evakuasi, serta langkah cepat yang harus dilakukan ketika kondisi darurat terjadi.
Penegasan TNI: Warga Harus Siap Hadapi Situasi Darurat
Koordinator kegiatan, Kapten Czi Heri Cahyono, menegaskan bahwa program ini bukan hanya bersifat kuratif, tetapi juga preventif dalam meningkatkan kesiapsiagaan warga.
“Pembekalan ini kami berikan agar masyarakat semakin siap dan tidak panik ketika terjadi keadaan darurat. Selain itu, kami juga menyerahkan sarana kontak berupa bantuan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap keselamatan warga,” tegas Kapten Heri.
Menurutnya, wilayah Supiturang sebagai zona merah erupsi Semeru memerlukan perhatian berkelanjutan, sehingga edukasi kebencanaan menjadi aspek penting dalam mencegah jatuhnya korban di masa depan.
Warga Apresiasi Kehadiran TNI
Kegiatan berjalan tertib, lancar, dan mendapat sambutan positif dari warga setempat. Mereka menilai kehadiran TNI memberikan rasa aman, sekaligus menambah pengetahuan praktis tentang cara bertindak ketika bencana terjadi.
Warga berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin, mengingat kondisi geografis Pronojiwo yang berada tepat di kaki Gunung Semeru dan rentan terhadap ancaman erupsi, banjir lahar dingin, serta longsor.
Komitmen TNI untuk Masyarakat Rawam Bencana
Kodim 0821 menegaskan pihaknya, bersama jajaran kesehatan TNI, berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat dalam menghadapi potensi ancaman bencana, khususnya di wilayah-wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara aparat teritorial, tenaga kesehatan TNI, dan masyarakat sebagai garda terdepan dalam upaya penanggulangan bencana berbasis komunitas.
Dengan penguatan pengetahuan, pemeriksaan kesehatan, dan pemberian sarana kontak, TNI berharap warga Supiturang lebih siap dan sigap dalam menghadapi kondisi darurat di masa mendatang.
(Edi D/Bambang/Pendim 0821)








