Tulungagung – Aktivitas perjudian sabung ayam dan dadu di wilayah hukum Polres Tulungagung kian meresahkan masyarakat. Arena judi yang berlokasi di Dusun Njalinan, Desa Bendosari, Kecamatan Ngantru diduga kuat milik seorang berinisial YL. Ironisnya, hingga 18 September 2025, praktik ilegal ini masih berjalan mulus tanpa gangguan, meski jelas-jelas melanggar hukum.
Informasi yang dihimpun tim media menyebutkan, keberanian pengelola menjalankan bisnis haram ini tidak lepas dari dugaan adanya bekingan oknum Aparat Penegak Hukum (APH). Kuat dugaan, inilah alasan mengapa tidak ada langkah represif dari Polres Tulungagung maupun Polda Jawa Timur, meski aktivitas perjudian dilakukan secara terang-terangan dan menimbulkan keresahan warga.
Warga sekitar menilai keberadaan arena judi tersebut tidak hanya merusak moral masyarakat, tetapi juga berpotensi menyeret generasi muda ke dalam lingkaran kriminalitas. “Kalau polisi diam saja, berarti benar dugaan kami ada permainan besar di balik ini,” ungkap salah satu tokoh masyarakat yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Secara hukum, perjudian diatur tegas dalam Pasal 303 KUHP, dengan ancaman pidana penjara hingga 10 tahun dan denda maksimal Rp15 juta. Fakta bahwa aktivitas ini tetap eksis menjadi bukti nyata lemahnya penegakan hukum, sekaligus mencoreng marwah institusi kepolisian.
Padahal, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk memberantas segala bentuk perjudian, baik offline maupun online. Perintah ini jelas terabaikan di Tulungagung, sehingga menimbulkan pertanyaan besar: apakah aparat di daerah benar-benar serius menjalankan komando pimpinan?
Masyarakat kini mendesak Kapolda Jawa Timur dan bahkan Mabes Polri untuk turun tangan langsung. Jika benar ada oknum aparat yang terlibat sebagai beking, maka tindakan tegas harus segera dijatuhkan, agar tidak menambah hilangnya kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
“Kalau tidak segera dibongkar, ini sama saja aparat ikut jadi bagian sindikat perjudian,” tambah seorang warga dengan nada geram.
Publik kini menunggu, apakah kepolisian berani menindak pelaku sekaligus oknum yang diduga melindungi perjudian sabung ayam di Tulungagung, atau justru membiarkan praktik ilegal ini terus menjadi aib di mata masyarakat.
- <a href="https://barometerindonesianews.com/aksi-cepat-babinsa-kodim-1505-tidore-bersama-warga-evakuasi-mobil-kecelakaan/”>Aksi Cepat Babinsa Kodim 1505/Tidore Bersama Warga Evakuasi Mobil Kecelakaan
- Aksi Damai di Kedubes India, Massa Minta Pengadaan Alutsista Diawasi DPR
- Jelang TMMD ke-129, Dandim 1505/Tidore Tekankan Disiplin, Rasa Syukur, dan Jaga Nama Baik TNI









