PROBOLINGGO – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di ruas Tol Pasuruan–Probolinggo (Pas-Pro) KM 834 jalur B, tepatnya di wilayah Desa Pohsangit Lor, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (23/5/2026) sore. Sebuah mobil Toyota Innova menabrak bagian belakang dump truck yang melaju searah di depannya, mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Jajaran Satlantas Polres Probolinggo Kota yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan cepat, mulai dari evakuasi korban, pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), hingga pengaturan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.
Plt Kasihumas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah, mengatakan petugas segera melakukan serangkaian tindakan setelah menerima informasi kecelakaan.
“Begitu menerima laporan, personel langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan cepat, mengevakuasi korban ke rumah sakit, mengamankan barang bukti kendaraan, serta melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi,” ujar Zainullah, Sabtu (23/5/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan bermula saat Toyota Innova bernomor polisi N-1297-NB yang dikemudikan Mahrus Ali melaju dari arah timur menuju barat. Saat itu kendaraan berupaya mendahului kendaraan lain dari sisi kiri.
Setelah berhasil melewati kendaraan tersebut, pengemudi Innova diduga hendak kembali bergeser ke lajur kanan untuk mendahului dump truck yang berada di depannya. Namun jarak kendaraan yang terlalu dekat membuat pengemudi tidak mampu mengendalikan ruang gerak kendaraan secara aman.
Akibatnya, bagian depan Innova menghantam pojok kanan belakang dump truck bernomor polisi W-8439-UK yang dikemudikan Imam Subekti dan melaju searah di depannya.
Di dalam Toyota Innova tersebut terdapat tiga penumpang, yakni Muhammad Hilman Mufida, Alex Anwaruh, dan Adinda Najwa.
Benturan keras menyebabkan kerusakan parah pada bagian depan kendaraan. Dua penumpang, yakni Adinda Najwa, warga Pamulang, Kota Tangerang Selatan, dan Alex Anwaruh, warga Kabupaten Gresik, dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat yang diderita.
Sementara itu, pengemudi Mahrus Ali mengalami luka pada tangan kiri dan dalam kondisi sadar saat dievakuasi. Korban lainnya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Ar-Rozy Kota Probolinggo untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Menurut Zainullah, salah satu korban luka adalah Muhammad Hilman Mufida yang diketahui merupakan anggota DPR RI. Korban mengalami luka robek pada bibir bawah, luka robek pada lengan kiri, serta benturan di bagian belakang kepala yang menyebabkan penurunan kesadaran.
“Korban mengalami sejumlah luka serius dan langsung mendapatkan penanganan medis di rumah sakit,” katanya.
Polisi juga mencatat bahwa korban Alex Anwaruh mengalami luka robek cukup parah di bagian kepala dan sempat tidak sadarkan diri sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Dari hasil olah TKP sementara, penyidik menduga faktor kurangnya konsentrasi pengemudi menjadi salah satu penyebab kecelakaan. Dugaan tersebut masih terus didalami melalui pemeriksaan saksi, kondisi kendaraan, serta analisis jejak kecelakaan di lokasi.
“Dugaan sementara pengemudi Innova kurang konsentrasi atau mengantuk saat berkendara sehingga kendaraan bergerak dan terjadi tabrakan dengan kendaraan di depannya,” ujar Zainullah.
Pihak kepolisian mengingatkan para pengguna jalan tol agar selalu memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jarak jauh. Pengemudi juga diminta tidak memaksakan diri saat mengalami kelelahan maupun mengantuk.
“Jika merasa lelah atau mengantuk, sebaiknya segera beristirahat di rest area demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” tambahnya.
Hingga kini, Satlantas Polres Probolinggo Kota masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan yang merenggut dua nyawa tersebut. Barang bukti kendaraan telah diamankan, sementara sejumlah saksi masih dimintai keterangan guna melengkapi proses penyidikan.
(Bambang/Red)









