Jakarta | Semangat tersebut mengemuka dalam kegiatan bertajuk "Teman Lanjut Usia: Setiap Uban Menyimpan Cerita" yang diselenggarakan oleh platform Lansiap berkolaborasi dengan Sasana Tresna Werdha (STW) RIA Pembangunan di Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (10/10).
Data lain dalam laporan menunjukkan Bertepatan dengan momen memperingati Hari Pahlawan, inisiatif ini didedikasikan sebagai bentuk apresiasi kepada para lansia atas jasa mereka bagi keluarga dan pembangunan bangsa. Hari ini orang muda harus melihat bahwa care economy adalah peluang besar bagi Gen Z untuk tumbuh berkarir profesional hingga level global. Melalui langkah advokasi kebijakan aging population yang kita bangun sekarang, kita sedang meletakkan fondasi dan jaminan perlindungan agar kelak di masa tua nanti, generasi kita bisa menikmati hari senja yang jauh lebih layak, terlindungi, dan sejahtera," ujar Volika. Survei: 35,1 Persen Anak Muda Jepang tak Berniat Menikah, Ini Alasannya Senada dengan hal tersebut, Ketua Panti STW RIA Pembangunan, Ners Ibnu Abas Stw, menyambut baik kolaborasi ini sebagai upaya menciptakan aging gracefully bagi para penghuni panti. Oma dan Opa telah berjuang lebih dulu, dan kami, orang muda, perlu mendengar cerita mereka sebagai bekal menjalani hidup," kata Aulia.
Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Jumlah kasus kekerasan seksual terhadap anak telah mencapai puluhan ribu. Satu pertanyaan diketik, jawaban muncul. Jika belum paham, siswa dapat meminta penjelasan lebih sederhana, contoh berbeda, bahkan sudut pandang lain. KETERLIBATAN aktif generasi muda kini dipandang sebagai langkah strategis untuk menguasai sektor care economy(ekonomi perawatan) yang kian berkembang pesat di Indonesia. Tidak hanya membuka peluang karier profesional bernilai tinggi bagi Generasi Z, penguatan peran anak muda ini juga menjadi kunci dalam mengawal kebijakan jangka panjang terkait pergeseran struktur penduduk lansia (aging population).
Kegiatan ini sekaligus menjadi pemantik awal gerakan jangka panjang untuk mempertemukan generasi muda dan lansia dalam membangun ekosistem kepedulian sosial yang berkelanjutan. Ilmuwan Jepang Temukan Senyawa Bawang Putih untuk Perlambat Penuaan Diskusi interaktif menghadirkan tiga narasumber utama, yakni Ketua Kegiatan Lansiap Volika Sinci Sari, Ketua Panti STW RIA Pembangunan Ners Ibnu Abas, serta Staf Khusus Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI Aulia Rayimas Tinkar. Ketua Kegiatan Lansiap, Volika Sinci Sari, menegaskan bahwa keterlibatan anak muda bukan sekadar bentuk empati sesaat, melainkan strategi besar untuk membangun masa depan generasi muda itu sendiri melalui penguasaan sektor care economy. Sementara itu, Staf Khusus Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Aulia Rayimas Tinkar, menekankan pentingnya mendengar rekam jejak perjuangan generasi senior. Peluncuran gerakan ini juga menggarisbawahi momentum silver economy serta bangkitnya sektor care economy (ekonomi perawatan) di Indonesia. Pertumbuhan jumlah penduduk lansia membuka peluang besar bagi Generasi Z untuk terjun dan mengambil peran strategis di sektor ini. Care economy tidak lagi dipandang sekadar sebagai pekerjaan domestik informal, melainkan sektor profesional bernilai ekonomi tinggi yang membutuhkan tenaga-tenaga muda yang berempati, terlatih, dan melek teknologi pendukung kesehatan lansia. Keterlibatan Gen Z baik sebagai perawat profesional, kreator konten sosial, pengelola fasilitas lansia, maupun inovator teknologi pendukung (gerontechnology) menjadi kunci penyeimbang untuk memastikan masa tua yang bermartabat sekaligus menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif. Kegiatan ini menandai dimulainya gerakan kolaborasi yang lebih luas komunitas, panti, dunia usaha, dan pemerintah dalam membangun ekosistem ramah lansia. Ke depan, Lansiap berkomitmen untuk memperluas jejaring kerja sama multistakeholders, menggalang solidaritas publik, serta menggelar audiensi strategis dengan lembaga negara terkait. Melalui sinergi ini, Lansiap optimis bahwa persiapan menghadapi masa tua dapat dimulai sejak dini, mewujudkan masyarakat yang lebih welas asih, serta mendukung tercapainya visi Indonesia Emas 2045 yang inklusif bagi semua generasi. Pengesahan UU PPRT menjadi momentum penguatan ekonomi perawatan (care economy), termasuk pengakuan kerja domestik ibu rumah tangga dan layanan lansia. UU PPRT telah membuka pintu, tetapi taruhannya ada pada peraturan pemerintah. Survei Jepang menunjukkan 35,1 persen anak muda belum menikah tak berniat menikah. Biaya, waktu pribadi, dan ketiadaan pasangan menjadi hambatan utama. Tim Gen V SMAN 21 Jakarta memenangi National Innovation Challenge 2026 lewat inovasi O2H, perangkat pengubah kelembapan udara menjadi air bersih. Literasi keuangan remaja masih tertinggal dari akses terhadap layanan keuangan. SNLIK 2026 mencatat, literasi usia 15–17 tahun baru 56,04%, sementara inklusinya mencapai 89,13%. Penggunaan tersebut menunjukkan AI mulai menjadi bagian dari rutinitas Gen Z, baik untuk pekerjaan utama maupun side hustle, seperti mencari ide, membuat konten Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat mengajak generasi muda, khususnya Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), untuk mengambil peran dalam mengawal agenda Prabowo.










