BLITAR ( JATIM ), BIN.COM – Dengan semangat tinggi, prajurit Kodim 0808/Blitar mengikuti Tes Kesegaran Jasmani (Garjas) Periodik II Tahun Anggaran 2024. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 20-21 November 2024, ini digelar di Lapangan Yonif 511/Dibyatara Yodha (DBY), Jl. Maluku, Kelurahan Karangtengah, Kota Blitar.
Tes Garjas bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi menjadi momen penting untuk mengukur sekaligus meningkatkan kebugaran fisik setiap prajurit guna mendukung tugas pokok TNI AD.
Komandan Kodim 0808/Blitar, Letkol Inf. Hendra Sukmana, menegaskan bahwa kesiapan fisik adalah aspek fundamental dalam mendukung tugas militer. “Tes ini adalah langkah strategis untuk memastikan prajurit tetap prima, baik secara fisik maupun mental, sehingga mampu melaksanakan tugas dengan optimal,” ungkapnya.
Proses yang Terstruktur dan Ketat
Pelaksanaan tes dimulai dengan pemeriksaan kesehatan oleh tim dari Polkes 05.09.03 Blitar, memastikan setiap peserta dalam kondisi layak mengikuti rangkaian kegiatan. Setelahnya, prajurit menjalani peregangan intensif untuk meminimalkan risiko cedera.
Tes utama terdiri atas:
1. Samapta Kesegaran A: Lari selama 12 menit untuk mengukur daya tahan fisik.
2. Samapta Kesegaran B: Latihan intensif seperti pull-up, sit-up, push-up, shuttle run, dan tes renang sejauh 50 meter di kolam renang Yonif 511/DBY.
Semua tahapan diawasi ketat oleh Tim Jasrem 081/DSJ guna memastikan pelaksanaan berjalan sesuai prosedur dan standar penilaian.
Semangat di Tengah Tantangan
Antusiasme prajurit terlihat jelas sepanjang pelaksanaan tes. Setiap peserta memberikan performa terbaik, tidak hanya untuk memenuhi standar fisik, tetapi juga untuk menunjukkan semangat juang yang menjadi ciri khas prajurit TNI AD.
“Garjas ini mengajarkan bahwa menjaga kebugaran fisik bukan hanya saat tes, tetapi harus menjadi bagian dari gaya hidup seorang prajurit,” tambah Letkol Hendra.
Kegiatan ini mencerminkan konsistensi Kodim 0808/Blitar dalam menjaga profesionalisme melalui pembinaan fisik yang berkelanjutan. Dengan fisik yang prima dan mental yang kuat, para prajurit diharapkan siap menghadapi setiap tantangan tugas, kapanpun dan di manapun.
Tes Kesegaran Jasmani bukan sekadar pengujian fisik, tetapi juga cerminan komitmen TNI AD untuk terus melahirkan prajurit yang tangguh, trengginas, dan profesional, demi menjaga keutuhan NKRI.
Bambang Tri Kasmara







