Tapanuli Selatan – Wakil Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Jafar Syahbuddin Ritonga menekankan pentingnya terus menuntut ilmu, meskipun sudah mencapai usia dewasa. Pesan tersebut disampaikan di hadapan para wisudawan Angkatan VI MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan dalam acara wisuda dan pelepasan siswa/i yang digelar di Kecamatan Sipirok, pada Sabtu (12/4/2025).
Dalam pidatonya, Wabup Tapsel berbagi kisah perjalanan pendidikannya, yang dimulai dari jenjang pendidikan dasar hingga meraih gelar S-3. “Saya menempuh pendidikan dari SD, SMP, SMA, S-1, S-2, hingga S-3. Saya bahkan masih berkeinginan untuk terus belajar meski usia saya sudah tidak muda lagi,” ungkap Wabup yang dikenal sebagai tokoh pendidikan Sumatera Utara, menjadi orang pertama di Sumut yang memperoleh gelar MBA dan DBA.
Selain itu, Wabup Tapsel mengingatkan para wisudawan untuk tidak cepat berpuas diri, karena perjalanan mereka di dunia pendidikan masih panjang. “Janganlah berpuas diri, teruslah berusaha untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi,” katanya. Ia juga mengutip hadis Rasulullah SAW yang mengajarkan agar ilmu dicari sepanjang hayat, dari buaian hingga liang lahat.
Wakil Bupati juga menegaskan pentingnya pendidikan dalam membangun karakter unggul, sehat, cerdas, dan sejahtera. Meski dihadapkan pada efisiensi anggaran, Pemkab Tapsel berkomitmen untuk meningkatkan anggaran pendidikan, termasuk melalui pemberian beasiswa bagi siswa berprestasi. Hal ini bertujuan untuk memperkuat sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Tapanuli Selatan dalam rangka mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
“Perubahan zaman mengharuskan kita beradaptasi. Jika tidak, kita akan tergilas oleh perkembangan yang ada,” tambah Syahbuddin. Ia juga menyoroti bagaimana ekonomi global kini menjadi medan perang yang lebih penting daripada konflik bersenjata, seperti yang terlihat dari kebijakan Presiden Amerika Serikat terkait tarif perdagangan internasional.
Kepala MAN Insan Cendekia, Abdul Hakim Siregar, S.Pd.I., MSi, dalam sambutannya, mengapresiasi kehadiran Wakil Bupati dan menyampaikan bahwa tahun ini, 65 wisudawan berhasil lulus. Mereka terdiri dari 38 laki-laki dan 27 perempuan. Ia juga menekankan kepada para wisudawan untuk memiliki wawasan yang luas, baik dalam pengetahuan agama maupun umum, yang harus seimbang untuk menghadapi tantangan masa depan.
Acara tersebut ditutup dengan prosesi pelepasan secara simbolis kepada 10 wisudawan yang berhasil lulus melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), dengan tujuan melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi ternama seperti UI, UGM, dan Brawijaya.
Dengan semangat yang tinggi, Wabup Tapsel berharap para wisudawan dapat terus berkontribusi bagi pembangunan Kabupaten Tapanuli Selatan, serta menjadi generasi yang siap menghadapi tantangan global.
(Edi D/P.M/*)








