TNI Koramil Leces Dampingi Petani Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

Probolinggo – Dalam upaya mendukung Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional yang dicanangkan oleh pemerintah pusat, jajaran TNI dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0820/Probolinggo melalui Koramil 0820/03 Leces terus menunjukkan peran aktifnya di sektor pertanian. Salah satu bentuk dukungan konkret dilakukan melalui kegiatan komunikasi sosial (komsos) dan pendampingan panen padi di Desa Tigasan Wetan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, pada Jumat (18/4/2025).

Pendampingan ini dilakukan langsung di lahan milik petani setempat, sebagai wujud nyata keterlibatan TNI dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Anggota Koramil 0820/03 Leces, Sertu Rokip, yang terjun langsung ke lapangan, menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah-tengah petani adalah bagian dari perintah komando atas untuk memastikan bahwa proses pertanian berjalan optimal di wilayah binaan.

Bacaan Lainnya

“Sebagai aparat kewilayahan, kami memiliki tanggung jawab tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga membantu masyarakat dalam hal ketahanan pangan. Pendampingan ini kami lakukan mulai dari tahap pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga masa panen,” ujar Sertu Rokip.

Ia menambahkan bahwa keberadaan Babinsa di lapangan diharapkan mampu memberikan motivasi dan semangat bagi para petani, serta menjadi jembatan komunikasi antara petani dan pemerintah terkait kebijakan serta bantuan pertanian. Hal ini juga menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan ancaman krisis pangan yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

“Dengan kami mendampingi langsung proses pertanian, diharapkan hasil panen bisa meningkat dan kualitas tanaman pun menjadi lebih baik. Ini penting dalam mewujudkan swasembada pangan di tingkat daerah hingga nasional,” lanjutnya.

Sertu Rokip juga menekankan bahwa kegiatan tersebut menjadi simbol dari kemanunggalan TNI dan rakyat, di mana TNI hadir bukan hanya sebagai institusi pertahanan negara, tetapi juga sebagai mitra strategis masyarakat dalam mendukung ketahanan ekonomi berbasis sektor pertanian.

“Pendampingan ini adalah bentuk nyata pengabdian TNI kepada masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan pangan rakyat tetap terpenuhi, bahkan di tengah ancaman krisis global dan tantangan cuaca ekstrem,” jelasnya.

Ia pun berharap agar sinergi antara TNI dan para petani dapat terus ditingkatkan, baik melalui pendampingan lapangan, pelatihan pertanian, maupun dukungan teknis lainnya. Dengan demikian, ketahanan pangan di Kabupaten Probolinggo, khususnya di Kecamatan Leces, dapat menjadi contoh positif bagi daerah lain.

“Semoga kolaborasi ini bisa berlanjut secara berkesinambungan dan membawa manfaat yang nyata bagi para petani. Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama, dan kami siap mendukung dari sisi manapun yang dibutuhkan,” pungkasnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga dan petani setempat yang merasa terbantu dengan kehadiran dan bimbingan dari Babinsa. Mereka menilai bahwa TNI tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga menjadi mitra yang andal dalam mendukung sektor pertanian lokal.

Dengan adanya keterlibatan aktif TNI di lapangan, upaya untuk menghadapi darurat pangan nasional semakin solid. TNI bersama rakyat bergerak bahu-membahu demi mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh dan berkelanjutan.

(Edi D/Bambang/Pendim0820Probolinggo)

Pos terkait

1 Komentar

Komentar ditutup.