Sinergi TNI dan Petani Probolinggo Perkuat Program Swasembada Pangan RI

Probolinggo – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, jajaran TNI melalui Kodim 0820/Probolinggo terus menunjukkan komitmennya dengan hadir langsung di tengah masyarakat. Salah satunya ditunjukkan oleh Serka Gigik Suwagiyanto, Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang melaksanakan pendampingan penanaman padi di lahan milik Jumali, warga Dusun Nangger, Desa Sentulan, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan pendampingan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud nyata TNI dalam membantu petani menjaga ketersediaan pangan di daerah. Dengan luas lahan mencapai 1.600 meter persegi, penanaman padi diharapkan mampu menghasilkan panen yang tidak hanya mencukupi kebutuhan keluarga petani, tetapi juga menopang kebutuhan pangan masyarakat sekitar.

Serka Gigik menegaskan bahwa kehadiran Babinsa di tengah petani adalah bagian dari solusi konkret. “Kami hadir untuk memberikan semangat, mendukung, sekaligus memastikan proses tanam berjalan lancar. Dengan kebersamaan, kita yakin ketahanan pangan bisa terjaga,” ujarnya.

Selama ini, Babinsa memang dikenal sebagai garda terdepan yang selalu mendampingi petani dalam berbagai tahapan, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga masa panen. Peran tersebut membuktikan adanya sinergi yang kuat antara TNI dan petani dalam menjaga stabilitas pangan di tingkat lokal maupun nasional.

Semangat kebersamaan ini sejalan dengan program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. TNI hadir tidak hanya sebagai mitra, melainkan juga sebagai motivator bagi para petani agar tetap semangat meski menghadapi tantangan, mulai dari keterbatasan sarana produksi hingga ancaman perubahan iklim yang memengaruhi hasil pertanian.

Selain memberikan pendampingan teknis, Babinsa juga berperan dalam memfasilitasi komunikasi antara petani dengan instansi terkait, sehingga kebutuhan petani dapat lebih cepat tertangani. Hal ini mencerminkan bentuk gotong royong modern, di mana TNI, pemerintah, dan masyarakat saling mendukung untuk satu tujuan besar: menjaga ketersediaan pangan negeri.

Kodim 0820/Probolinggo menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya urusan pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Dengan adanya pendampingan dari TNI, produktivitas pertanian diharapkan terus meningkat, dan masyarakat semakin yakin bahwa pangan negeri akan tetap terjaga demi masa depan bangsa. (Bambang)

Pos terkait