Semangat “Pahlawanku Teladanku”, Dandim 0820/Probolinggo Tekankan Arti Pengorbanan untuk Indonesia Emas

Probolinggo — Suasana khidmat menyelimuti halaman Kantor Wali Kota Probolinggo pada Senin (10/11), saat pelaksanaan upacara memperingati Hari Pahlawan Tahun 2025. Upacara yang dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) itu berlangsung penuh semangat kebangsaan dan penghormatan terhadap jasa para pahlawan bangsa.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Komandan Kodim (Dandim) 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya, bersama unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat. Mereka berdiri tegak mengikuti jalannya upacara dengan penuh rasa bangga dan hormat.

Dalam keterangannya usai upacara, Letkol Arh Iwan Hermaya menegaskan bahwa pelaksanaan upacara dan tabur bunga yang dilakukan hari ini merupakan bentuk nyata penghormatan kepada para pahlawan yang telah berkorban jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia.

“Secara substansial, kegiatan ini adalah wujud penghormatan kami terhadap jasa para pahlawan. Melalui momentum ini, kita diajak untuk tidak melupakan sejarah dan terus meneladani semangat juang mereka,” ujar Letkol Arh Iwan Hermaya.

Lebih lanjut, Dandim 0820/Probolinggo menjelaskan bahwa peringatan Hari Pahlawan tahun 2025 mengusung tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan.” Tema ini, kata dia, mencerminkan tekad seluruh komponen bangsa untuk meneladani nilai perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dalam membangun masa depan Indonesia yang lebih maju.

“Sebagai penerus bangsa, kita wajib mengingat dan meneruskan cita-cita para pejuang. Semangat juang mereka menjadi fondasi bagi generasi muda untuk bergerak maju dengan nasionalisme yang kuat demi Indonesia Emas,” tambahnya.

Dandim juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak hanya mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga mengimplementasikan nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, perjuangan masa kini bukan lagi di medan perang, melainkan dalam membangun karakter, disiplin, dan dedikasi untuk kemajuan bangsa.

“Perjuangan belum selesai. Saat ini kita berjuang di bidang masing-masing, baik sebagai pelajar, pekerja, maupun aparatur negara. Semua memiliki peran dalam menjaga keutuhan bangsa dan memajukan Indonesia,” tegas Dandim.

Upacara peringatan Hari Pahlawan ini juga menjadi momentum refleksi atas pengorbanan besar para pahlawan, terutama dalam peristiwa 10 November 1945 di Surabaya, yang menjadi tonggak sejarah perlawanan rakyat Indonesia terhadap penjajah. Semangat itulah yang terus dihidupkan melalui berbagai kegiatan tahunan seperti tabur bunga dan upacara penghormatan.

Di akhir kegiatan, Forkopimda bersama jajaran TNI-Polri dan para peserta upacara melaksanakan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kota Probolinggo, sebagai simbol penghormatan mendalam kepada arwah para pejuang yang telah gugur.

Dengan semangat “Pahlawanku Teladanku”, seluruh peserta upacara meneguhkan kembali komitmen untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan negara sesuai dengan peran masing-masing.

“Kita tidak boleh berhenti di kata ‘menghargai jasa pahlawan’. Lebih dari itu, kita harus membuktikan melalui tindakan nyata bahwa semangat mereka tetap hidup dalam diri kita,” pungkas Letkol Arh Iwan Hermaya.

(Bambang/Red)

Pos terkait