Penyuluh Mabes TNI Perkuat Edukasi Karhutla, Ratusan Pelajar di Tanta Hulu Diberi Pemahaman Sejak Dini

Tabalong – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan oleh tim penyuluh karhutla dari Mabes TNI. Kali ini, edukasi menyasar kalangan pelajar sebagai langkah menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.

Penyuluh karhutla Mabes TNI, Kolonel Arh. Riyanto Budi Nugroho, memberikan edukasi kepada ratusan anak sekolah yang berkumpul di halaman Kantor Desa Tanta Hulu, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kalak BPBD Tabalong Haris Fakhrozi, Danyon Brimob Tanjung Kompol I Wayan Eka Wijaya, Kapolsek Tanta Ipda Aris Sufariyadi, serta Danramil 1008-04/Tanta-Murung Pudak Kapten Inf Dwi Prayitno.

Dengan bahasa yang mudah dipahami, Kolonel Riyanto menjelaskan berbagai bahaya karhutla, mulai dari dampaknya terhadap lingkungan, kesehatan, hingga kerugian sosial dan ekonomi yang dapat ditimbulkan apabila kebakaran tidak segera ditangani.

Antusiasme tampak dari para pelajar yang mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian. Edukasi tersebut menjadi sarana penting untuk mengenalkan kepada generasi muda bahwa pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama.

“Anak-anak harus mengetahui sejak dini bahwa membakar lahan sembarangan dapat menimbulkan dampak yang sangat besar. Api yang awalnya kecil bisa meluas dan sulit dikendalikan, terlebih pada kondisi cuaca panas dan kering,” ujar Kolonel Riyanto.

Ia berharap edukasi yang diberikan kepada para pelajar dapat diteruskan kepada keluarga dan lingkungan sekitar, sehingga terbentuk kesadaran bersama untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan.

“Harapan kita, anak-anak ini menjadi generasi yang peduli terhadap lingkungan dan mampu menjadi penyampai pesan kepada orang tua maupun masyarakat di sekitarnya. Pencegahan jauh lebih baik daripada kita harus menghadapi dampak kebakaran yang sudah meluas,” katanya.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat dalam upaya pencegahan karhutla di Kabupaten Tabalong.

Melalui edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan kewaspadaan masyarakat semakin meningkat dan potensi karhutla dapat ditekan sedini mungkin.(pendim1008tbg).

Pos terkait