TUBAN, Widang – Pengenalan baris-berbaris (PBB) untuk anak setingkat SD berfokus pada gerakan dasar yang dikemas secara menyenangkan.
“Tujuannya adalah melatih konsentrasi, kekompakan, dan mendengarkan aba-aba tanpa membuat anak merasa jenuh.
Gerakan dasar PBB di tempat, yang diperkenalkan oleh anggota Polsek Widang. Gerakan ini melatih motorik kasar dan fokus anak, diantaranya sikap sempurna (Siap) diatur bagaimana badan harus tegap, kaki rapat membentuk huruf V, tangan mengepal di samping paha, dan pandangan lurus ke depan,” terang Kapolsek Widang AKP Rianto, S.H, M.H pada Jumat (17/7/2926) pagi.
Selanjutnya sikap Istirahat: Kaki kiri dibuka selebar bahu, kedua tangan dibawa ke belakang pinggang dengan tangan kanan menggenggam pergelangan tangan kiri.
” Ada juga hadap kanan dan hadap kiri, ini berlatih mengubah posisi tubuh 90 derajat ke arah kanan atau kiri dengan hitungan tiga ketukan kaki. Lalu balik Kanan, yakni berputar 180 derajat ke arah kanan dengan tumit kaki kiri sebagai poros tubuh, tak lupa ada juga penghormatan, ” imbuhnya.
Metode penyampaian yang kita aplikasikan menyenangkan, setingkat anak SD membutuhkan pendekatan yang interaktif agar mereka tidak merasa sedang dihukum,” jelas AKP Rianto.
Manfaat karakter yang didapat di balik latihan fisik, PBB menanamkan nilai moral yang kuat pada anak. Dimana akan tumbuh disiplin dengan mengikuti instruksi tepat setelah aba-aba diberikan.
“Dengan adanya pelatihan ini, anak didik akan memahami bahwa satu orang saja yang salah bergerak akan memengaruhi kerapian seluruh barisan, ” sambungnya.
Kegiatan ini juga akan menumbuhkan jiwa kepemimpinan, memberikan kesempatan kepada anak didik secara bergantian untuk menjadi pemimpin barisan di depan teman-temannya.
“Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bersama polisi di SD memang berfokus pada pembentukan mental, paham nilai disiplin dan karakter yang ditanamkan, seperti sikap menghargai, menghormati guru, orang tua, dan teman,” pungkas Kapolsek.







