PROBOLINGGO – Upaya mendukung ketahanan pangan terus dilakukan jajaran Kodim 0820/Probolinggo melalui pendampingan kepada para petani di wilayah binaan.
Salah satunya dilakukan anggota Koramil 0820-07/Wonomerto, Serda Rony, dengan memberikan pendampingan dan pengawasan terhadap tanaman jagung milik Tosi (40), warga Dusun Bintaos, Desa Kedung Supit, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo.
Pendampingan tersebut dilakukan mulai dari proses pengolahan lahan, penanaman hingga perawatan tanaman. Langkah itu dinilai penting untuk membantu petani menjaga kondisi tanaman sekaligus mengoptimalkan hasil produksi.
Serda Rony mengatakan, keterlibatan Babinsa di tengah petani merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan sekaligus memastikan proses budidaya berjalan dengan baik.
“Proses pengolahan lahan, penanaman hingga perawatan merupakan faktor yang dapat memengaruhi hasil pertanian. Karena itu, kami melakukan pendampingan sejak tahapan awal,” ujar Serda Rony.
Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan tersedianya bahan pangan, tetapi juga menyangkut akses masyarakat terhadap pangan yang cukup, aman dan bergizi.
Ia menilai, penguatan sektor pertanian membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, penyuluh pertanian, TNI hingga para petani sebagai pelaku utama di lapangan.
“Semua sumber daya pertanian harus bergerak bersama dalam menjaga ketahanan pangan. Peningkatan produksi harus menjadi perhatian, baik untuk memenuhi kebutuhan saat ini maupun menghadapi kebutuhan di masa mendatang,” katanya.
Serda Rony juga menyebut pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur pertanian, termasuk jaringan irigasi, menjadi salah satu faktor pendukung produktivitas sektor pertanian.
Selain itu, menurut dia, ketahanan pangan memiliki sejumlah aspek penting, antara lain ketersediaan pangan, stabilitas pasokan, akses masyarakat terhadap pangan serta pemanfaatan pangan secara tepat.
“Indonesia memiliki jumlah penduduk yang besar dan wilayah yang luas. Karena itu, ketahanan pangan menjadi hal penting yang harus dijaga secara berkelanjutan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Serda Rony mengatakan dukungan TNI terhadap sektor pertanian dilakukan melalui pendekatan dari hulu hingga hilir, termasuk membantu petani dalam proses penyiapan lahan dan budidaya tanaman.
Ia berharap sinergi antara aparat kewilayahan, pemerintah daerah, penyuluh dan petani dapat terus diperkuat sehingga produktivitas pertanian di wilayah Wonomerto semakin meningkat.
“Mari bersinergi untuk meningkatkan kualitas dan hasil pertanian. Dengan demikian, sektor pertanian dapat terus memberikan kontribusi terhadap ketahanan pangan dan pembangunan pertanian secara berkelanjutan,” pungkasnya.
Pewarta: Dwi H.
Sumber: Pendim 0820/Probolinggo









