Koramil Sumberasih Kawal Tradisi Petik Laut di Banjarsari, Wujud Pelestarian Budaya Pesisir dan Kebersamaan Nelayan

Koramil Sumberasih Kawal Tradisi Petik Laut di Banjarsari, Wujud Pelestarian Budaya Pesisir dan Kebersamaan Nelayan

Probolinggo – Koramil 0820/06 Sumberasih melaksanakan pengamanan dan pengawalan kegiatan tradisi Petik Laut yang diselenggarakan Pemerintah Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Minggu (12/7/2026). Kegiatan budaya tahunan tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat pesisir.

Tradisi Petik Laut merupakan bentuk ungkapan rasa syukur masyarakat nelayan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil tangkapan laut yang diperoleh selama ini. Selain menjadi agenda budaya, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat kebersamaan dan menjaga kelestarian kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

Bacaan Lainnya

Komandan Koramil (Danramil) 0820/06 Sumberasih, Kapten Arh I Made Lugianta, mengatakan pihaknya menerjunkan personel untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif.

Menurutnya, pelaksanaan Petik Laut tahun ini terasa istimewa karena melibatkan berbagai unsur, mulai dari masyarakat nelayan, tokoh masyarakat, hingga Pemerintah Desa Banjarsari yang bersama-sama mempersiapkan dan menyukseskan kegiatan tersebut.

“Tradisi Petik Laut rutin dilaksanakan sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil laut yang diperoleh para nelayan. Harapannya, ke depan hasil tangkapan semakin melimpah dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” ujar Kapten Arh I Made Lugianta.

Ia menegaskan, kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya untuk memberikan rasa aman, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian adat dan budaya yang menjadi identitas masyarakat pesisir.

“Kami hadir untuk mengawal dan mengamankan seluruh rangkaian kegiatan dari awal hingga selesai sehingga tradisi yang menjadi bagian dari kearifan lokal ini dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar,” katanya.

Lebih lanjut, Danramil menjelaskan bahwa berbagai prosesi dalam tradisi Petik Laut merupakan bagian dari warisan budaya leluhur yang memiliki nilai historis dan sosial. Oleh karena itu, keberlangsungannya perlu terus dijaga sebagai salah satu kekayaan budaya daerah.

Menurutnya, tradisi tersebut juga mengandung pesan moral yang kuat, yakni pentingnya menjaga persatuan, semangat gotong royong, serta mempererat tali silaturahmi di kalangan masyarakat nelayan.

“Nilai kebersamaan, saling membantu, dan menjaga kerukunan menjadi pesan yang dapat dipetik dari tradisi ini. Budaya seperti ini patut terus dilestarikan agar tetap menjadi identitas masyarakat pesisir,” pungkasnya.

Pelaksanaan Petik Laut di Desa Banjarsari berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Kehadiran aparat TNI bersama unsur terkait turut memberikan rasa aman sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan tanpa kendala.

Sumber: Pendim 0820/Probolinggo
Penulis: Bambang/Dwi H

Pos terkait

Komentar ditutup.