Probolinggo – Komando Distrik Militer (Kodim) 0820/Probolinggo terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah, khususnya di sektor pertanian. Melalui jajaran Koramil yang tersebar di berbagai kecamatan, Kodim 0820 kembali hadir di tengah-tengah masyarakat dengan melaksanakan pendampingan dalam rangka mensukseskan Program Serapan Gabah Petani (Sergap).
Kali ini, pendampingan dilakukan oleh anggota Koramil 0820/15 Pajarakan, tepatnya di wilayah Desa Selogodik, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan hasil panen petani terserap dengan baik, serta mengetahui secara langsung berbagai kendala yang dihadapi oleh petani di lapangan selama musim panen berlangsung.
Koptu Suryadi, Babinsa dari Koramil 0820/15 Pajarakan yang terjun langsung dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam program Sergap merupakan bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan nasional.
“Program serapan gabah petani ini merupakan langkah strategis untuk mendukung program ketahanan pangan nasional dengan memastikan ketersediaan hasil pertanian di tingkat petani,” ujar Koptu Suryadi, Minggu (13/4/2025).
Lebih lanjut, Koptu Suryadi menjelaskan bahwa kehadiran pihak Koramil di lapangan bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi panen petani, sekaligus memastikan bahwa gabah hasil panen bisa terserap secara optimal. Selain itu, ia juga menyatakan pentingnya komunikasi langsung dengan petani guna mengetahui tantangan-tantangan yang mereka hadapi, sehingga bisa segera dicarikan solusi secara bersama-sama.
“Kami hadir tidak hanya untuk mendampingi panen, tetapi juga ingin mendengar langsung aspirasi dan kendala petani. Ini penting agar kita bisa memberikan solusi nyata dan mendukung petani secara berkelanjutan,” tegasnya.
Anggota TNI yang dikenal berpostur tinggi dan berjiwa sosial ini menambahkan, bahwa pendampingan ini juga melibatkan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk kelompok tani dan instansi terkait. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran yang lebih menyeluruh tentang situasi produksi padi di wilayah binaannya.
“Dengan koordinasi yang baik, kami bisa menyusun langkah-langkah strategis guna meningkatkan produksi dan serapan gabah petani secara maksimal. Harapannya, melalui upaya ini ketahanan pangan daerah semakin kuat dan kesejahteraan petani pun meningkat,” ungkapnya.
Program Sergap yang dijalankan di berbagai wilayah termasuk di Kecamatan Pajarakan ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan petani dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Pendampingan yang dilakukan secara langsung juga memberikan semangat baru bagi para petani, bahwa mereka tidak berjalan sendiri dalam menghadapi tantangan sektor pertanian.
Dengan komitmen yang terus dibangun oleh jajaran Kodim 0820/Probolinggo, diharapkan sektor pertanian di wilayah Kabupaten Probolinggo akan semakin produktif dan berkelanjutan dalam jangka panjang.
(Edi D/Pendim0820Probolinggo)









