BARABAI – Pembangunan empat jembatan yang dikerjakan Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, terus mengalami perkembangan sesuai jadwal pelaksanaan. Memasuki pertengahan Juli 2026, setiap proyek berada pada tahapan konstruksi yang berbeda dengan fokus penyelesaian struktur utama di masing-masing lokasi. Kamis (16/7/26)
Koordinator pembangunan jembatan Kodim 1002/HST, Kapten Inf M. Fadillah, menjelaskan seluruh pekerjaan masih berlangsung sesuai perencanaan teknis dengan tetap mengedepankan standar mutu konstruksi dan aspek keselamatan kerja.
Di Desa Ayuang dan Desa Bakapas, pekerjaan dua jembatan tipe Armco saat ini difokuskan pada penyelesaian pagar jembatan sebagai bagian dari tahapan akhir konstruksi.
Sementara itu, pembangunan Jembatan Garuda di Desa Teluk Masjid, Kecamatan Haruyan, memasuki proses pemasangan besi wide flange (WF) yang menjadi struktur utama jembatan. Bersamaan dengan pekerjaan tersebut, tim juga melanjutkan pembangunan pagar pengaman jembatan.
Adapun pembangunan Jembatan Garuda di Desa Birayang Surapati, Kecamatan Batang Alai Selatan, telah memasuki tahap pembongkaran jembatan lama. Langkah ini dilakukan sebagai persiapan pemasangan rangka baja WF yang akan menjadi konstruksi utama jembatan baru.
Kapten Inf M. Fadillah menyampaikan, seluruh personel yang terlibat terus mengoptimalkan pekerjaan agar target penyelesaian dapat tercapai sesuai jadwal.
“Kami terus mengoptimalkan seluruh personel dan sumber daya yang ada agar pembangunan empat jembatan ini dapat diselesaikan tepat waktu sesuai target, sehingga segera memberikan manfaat bagi <a href="https://barometerindonesianews.com/dekatkan-polisi-dengan-warga-polantas-menyapa/”>masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari komitmen Kodim 1002/HST dalam mendukung peningkatan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Keberadaan jembatan baru diharapkan mampu memperlancar akses transportasi masyarakat, mempercepat mobilitas antarwilayah, serta mendukung aktivitas ekonomi warga yang selama ini bergantung pada kelancaran jalur penghubung desa.
Dengan progres pekerjaan yang terus berjalan di seluruh titik pembangunan, Kodim 1002/HST optimistis seluruh proyek dapat diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditetapkan.
Sumber: Penerangan Kodim 1002/HST
Pewarta: Bambang










2 Komentar
Komentar ditutup.