Tuban – Kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan tidak main hakim sendiri terkait maraknya isu teror “pocong jadi-jadian” di berbagai daerah di Jawa Timur.
” Fenomena tersebut diduga kuat merupakan modus kejahatan untuk menakut-nakuti warga, prank, atau konten yang sengaja dibuat untuk mencari sensasi.
Di beberapa daerah, foto atau video teror pocong terbukti merupakan informasi palsu (hoaks) hasil suntingan menggunakan AI maupun video lama yang disebarkan ulang.
“Polisi tidak segan melakukan penegakan hukum tanpa pandang bulu terhadap siapa saja yang terbukti melakukan tindak pidana, mengganggu ketertiban, atau menyebarkan hoaks.
Langkah yang harus diambil masyarakat jika melihat sosok mencurigakan atau menemukan indikasi gangguan keamanan di lingkungan sekitar, kita sarankan untuk melakukan tindakan berikut.
“Jangan panik, tetap tenang dan amankan diri serta keluarga di dalam rumah,” ujar kapolsek widang akp narko saat dikonfirmasi kontributor.
Hindari main hakim sendiri. Jangan terpancing emosi untuk menyerang atau melakukan kekerasan fisik,” imbuh kapolsek.
Segera amankan pelaku jika memungkinkan untuk diserahkan ke ketua RT/RW atau aparat berwenang.Lapor Polisi Desa (Bhabinkamribma),” sambungnya.
Jika ternyata ada ancaman atau tindakan kriminal, segera hubungi Call Center Polri 110 yang aktif 24 jam.l,” pungkas kapolsek.
Kontributor : Bb
Publised : humas
- Kapolsek Widang Beri Pesan Kamtibmas Kepada Warga Perguruan Silat
- <a href="https://barometerindonesianews.com/satpas-tulungagung-ramai-antrean-tapi-dugaan-calo-dan-pungli-lebih-ramai-dibicarakan/”>Satpas Tulungagung Ramai Antrean, Tapi Dugaan Calo dan Pungli Lebih Ramai Dibicarakan
- Sosialisasi Bahaya Strum Tikus Sebagai Pengendali Hama di Sawah






2 Komentar
Komentar ditutup.