Pada tanggal 29 Agustus 2026, Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya telah menyelenggarakan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang dihadiri oleh sekitar 3.160 mahasiswa. Kegiatan ini merupakan langkah awal bagi para mahasiswa untuk mengenal lebih dalam tentang kehidupan di kampus, serta untuk mempersiapkan mereka memasuki dunia perkuliahan yang lebih serius. Tema yang diusung untuk PKKMB tahun ini adalah "Empowering Global Generation" yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran generasi muda dalam menghadapi tantangan global.
Pelaksanaan PKKMB ini berlangsung selama empat hari penuh dan dibagi menjadi berbagai sesi yang informatif. Kegiatan utama dilaksanakan di gedung fakultas kedokteran yang dipilih karena fasilitasnya yang lengkap dan nyaman untuk penyelenggaraan acara besar ini. Setiap sesi dirancang untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan bagi mahasiswa baru, mulai dari pengenalan tentang kampus, hingga workshop yang melibatkan aktifitas interaktif.
Peserta diajak untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan yang diadakan, termasuk diskusi panel, presentasi dari para dosen, hingga kegiatan yang lebih praktis terkait organisasi mahasiswa. Dengan pendekatan ini, diharapkan mahasiswa baru tidak hanya mendapatkan informasi, tetapi juga merasa terlibat dan terhubung dengan lingkungan kampus sejak awal. Sesi-sesi tersebut tidak hanya menyampaikan materi mengenai akademik, tetapi juga mengedukasi mahasiswa tentang keterampilan interpersonal dan kepemimpinan yang vital dalam kehidupan kampus dan juga di masyarakat.
Tujuan utama dari pelaksanaan PKKMB 2026 adalah untuk memberikan pengalaman yang berarti dan mempersiapkan mahasiswa baru untuk menjadi individu yang siap berkontribusi di tingkat lokal maupun global. Melalui tema tersebut, Universitas Untag Surabaya berupaya untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga memiliki kesadaran sosial yang tinggi dan siap untuk berinovasi dalam berbagai bidang.
Pada tahun ini, PKKMB Untag Surabaya menerapkan sejumlah inisiatif untuk mendukung gerakan eco campus, dengan penekanan khusus pada pengurangan penggunaan produk plastik sekali pakai. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, PKKMB berhasil melakukan pengurangan penggunaan sekitar 8.400 botol plastik selama periode kegiatan. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, tetapi juga untuk mendidik mahasiswa baru mengenai pentingnya keberlanjutan dan pelestarian lingkungan.
Salah satu langkah besar yang diambil adalah menyediakan wadah air minum yang dapat diisi ulang. Mahasiswa baru didorong untuk membawa botol minum sendiri, sehingga mengurangi ketergantungan pada botol plastik sekali pakai. Selain itu, PKKMB juga menyediakan akses ke air minum bersih di berbagai titik dalam kampus, yang memudahkan para mahasiswa untuk mengisi ulang botol mereka tanpa harus membeli air dalam kemasan plastik.
Di samping itu, PKKMB juga mengadakan kampanye penyuluhan yang mengedukasi mahasiswa mengenai dampak negatif dari sampah plastik terhadap lingkungan. Melalui seminar, workshop, dan kegiatan lain, mahasiswa diajak untuk mempertimbangkan kontribusi mereka terhadap masalah sampah plastik dan diajarkan cara-cara mengurangi limbah dalam aktivitas sehari-hari. Hal ini menciptakan kesadaran akan pentingnya pola hidup ramah lingkungan dan perlunya perubahan perilaku yang dapat dilakukan secara individu maupun kolektif.
Melalui berbagai langkah tersebut, PKKMB Untag Surabaya tidak hanya berperan dalam mengurangi sampah plastik di kampus, tetapi juga membentuk perilaku positif di kalangan mahasiswa baru. Dengan memberikan pemahaman mendalam mengenai kebiasaan ramah lingkungan, diharapkan mahasiswa baru akan terus menerus menerapkan pola hidup yang lebih berkelanjutan sepanjang masa studi mereka di kampus.
Pendidikan menjadi aspek penting yang memerlukan inovasi untuk meningkatkan pengalaman belajar. Dalam konteks Program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, pengenalan teknologi melalui aplikasi Owly Quest dan robot interaktif Owly merupakan terobosan yang signifikan. Aplikasi Owly Quest dirancang tidak hanya sebagai media informasi, melainkan juga sebagai alat permainan yang menyenangkan bagi mahasiswa baru dalam menjalani proses adaptasi di lingkungan kampus.
Owly Quest memungkinkan mahasiswa baru untuk menjelajahi berbagai informasi penting mengenai kehidupan kampus. Melalui fitur interaktif, aplikasi ini menyajikan beragam tantangan dan kuis yang berkaitan dengan fasilitas, organisasi, serta aturan yang ada di universitas. Dengan demikian, mahasiswa baru dapat memperoleh pengetahuan mendalam tentang kampus secara menyenangkan dan engage. Metode gamifikasi yang ada dalam Owly Quest menjadikan pembelajaran lebih menarik, sehingga mahasiswa tidak hanya menjawab pertanyaan, tetapi juga berinteraksi dengan materi yang disajikan.
Sementara itu, robot interaktif Owly menambah dimensi baru dalam penyampaian informasi. Didesain untuk dapat berkomunikasi dengan mahasiswa baru, robot ini berfungsi untuk menjawab pertanyaan dan memberikan informasi yang relevan secara langsung. Kehadiran robot Owly dalam PKKMB memberikan suasana yang lebih hidup dan mengurangi rasa canggung yang sering dialami oleh mahasiswa baru. Dengan kemampuan teknologi yang canggih, robot ini berinteraksi secara real-time, sehingga mahasiswa merasakan kehadiran pendamping yang siap membantu mereka dalam memahami kehidupan kampus.
Secara keseluruhan, integrasi aplikasi Owly Quest dan robot Owly dalam PKKMB Untag Surabaya mencerminkan komitmen universitas untuk menghadirkan inovasi teknologi yang ramah lingkungan. Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan informasi, tetapi juga menciptakan pengalaman yang lebih interaktif dan menyenangkan bagi mahasiswa baru, mempersiapkan mereka untuk memulai perjalanan akademik di lingkungan kampus dengan lebih percaya diri.
Dalam konteks pendidikan tinggi, keberagaman mahasiswa memiliki peranan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan inklusif. Di Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, keberagaman terlihat dari latar belakang sosial, budaya, dan geografis mahasiswa baru yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Hal ini tidak hanya memperkaya pengalaman akademik mereka, tetapi juga memupuk toleransi dan saling pengertian antarbudaya.
Salah satu mahasiswa baru, Meyor Apner Antoh, menceritakan alasannya memilih Untag Surabaya. Dalam wawancara, ia menyebutkan bahwa reputasi akademik kampus serta daya tarik yang ditampilkan melalui media sosial berperan besar dalam keputusannya. "Saya melihat banyak prestasi yang diraih oleh alumni Untag dan bagaimana kampus ini menjaga kualitas pendidikan. Selain itu, informasi yang saya dapatkan melalui media sosial sangat membantu saya dalam mengenal budaya kampus ini," ungkapnya.
Keberagaman ini juga menciptakan suasana kompetisi yang sehat di mahasiswa. Ketika masing-masing mahasiswa membawa perspektif unik dari daerah asal mereka, hal ini dapat memicu inovasi dan kreativitas dalam diskusi akademik. Misalnya, mahasiswa dari daerah dengan tradisi lokal yang kaya sering kali dapat menawarkan sudut pandang baru yang memperkaya analisis dan solusi yang dicari dalam pembelajaran. Dengan demikian, pemilihan Untag Surabaya tidak hanya didasarkan pada faktor akademis semata, tetapi juga pada kekayaan pengalaman budaya yang dapat diperoleh.
Popularitas kampus ini sebagai pilihan pendidikan semakin meningkat. Dengan kombinasi reputasi yang solid dan pendekatan pendidikan yang berorientasi pada keberagaman, Untag Surabaya berhasil menarik mahasiswa baru dari berbagai penjuru tanah air. Hal ini jelas menunjukkan bahwa universitas tidak hanya sekedar tempat belajar, tetapi juga menjadi wahana untuk menjalin hubungan sosial dan pertukaran budaya yang bermanfaat bagi semua pihak.










