Jakarta | Harga BMW M4 terbaru di Indonesia mengacu pada pricelist 2026 yang diterbitkan BMW Store ID. Data harga tersebut menggunakan acuan Januari 2026 dan masih tercantum hingga 7 Oktober 2026. Dalam daftar resmi itu, tersedia dua pilihan utama, yaitu BMW M4 Competition Coupé M xDrive dan New BMW M4 Competition Convertible M xDrive.
BMW M4 Competition Coupé M xDrive dibanderol Rp2.563.000.000 secara off-the-road. Sementara itu, harga on the road yang direkomendasikan untuk wilayah Jakarta mencapai Rp2.890.000.000. Model ini menawarkan format bodi coupé dengan karakter performa tinggi, sistem penggerak M xDrive, serta perlengkapan yang ditujukan bagi pengemudi yang mengutamakan dinamika berkendara.
Adapun New BMW M4 Competition Convertible M xDrive memiliki harga Rp2.894.000.000 off-the-road. Untuk harga on the road rekomendasi OTR Jakarta, nilainya mencapai Rp3.270.000.000. Perbedaan harga tersebut mencerminkan konfigurasi atap terbuka dan kelengkapan tambahan yang menjadi ciri khas varian Convertible.
Harga OTR Jakarta dalam pricelist merupakan rekomendasi berdasarkan aturan pajak yang berlaku di DKI Jakarta dan perhitungan STNK pertama. Nilai aktual dapat berubah apabila terdapat penyesuaian kebijakan pajak, bea masuk, biaya administrasi, maupun regulasi lain yang memengaruhi harga kendaraan impor. Selain itu, beberapa model belum mencakup pajak kemewahan tambahan WHT22, yang dapat berlaku untuk kendaraan dengan harga di atas Rp2 miliar atau kapasitas mesin lebih dari 3.000 cc. Calon pembeli sebaiknya mengonfirmasi rincian biaya akhir kepada diler sebelum melakukan pemesanan.
Setiap unit baru BMW M4 juga mendapatkan garansi selama lima tahun tanpa batas jarak tempuh. Dukungan kepemilikan dilengkapi BMW Service Inclusive Plus selama lima tahun atau 60.000 kilometer, sesuai syarat dan ketentuan program. Paket tersebut membantu mengurangi biaya perawatan berkala selama periode awal penggunaan kendaraan.
BMW M4 merupakan mobil sport berperforma tinggi dari divisi BMW M yang dirancang untuk menghadirkan perpaduan tenaga besar, respons berkendara, dan karakter dinamis. Jantung performanya adalah mesin 3,0 liter enam silinder BMW M TwinPower Turbo. Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimum 530 PS atau 390 kW, dengan torsi puncak 650 Nm. Angka ini menjadi dasar kemampuan BMW M4 dalam memberikan respons kuat pada berbagai kondisi berkendara.
Pada BMW M4 Competition Convertible M xDrive, akselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dapat dicapai dalam 3,7 detik. Varian ini memiliki kecepatan maksimum 250 km/jam, sehingga menawarkan karakter performa yang sejalan dengan identitas mobil sport BMW M. Pengalaman berkendara terbuka didukung atap lunak elektrik yang dapat dibuka atau ditutup sepenuhnya hanya dalam 18 detik. Pengoperasian tersebut juga dapat dilakukan ketika mobil melaju dengan kecepatan hingga 50 km/jam, sehingga pengemudi dapat menyesuaikan suasana kabin secara praktis.
Sistem penggerak M xDrive menyediakan tiga pilihan mode dengan karakter berbeda. Mode 4WD dirancang untuk memberikan stabilitas maksimal dalam penggunaan harian, terutama ketika prioritas utama adalah kendali yang mantap. Mode 4WD Sport menghadirkan karakter pengendalian yang lebih dinamis dengan distribusi tenaga yang lebih menonjol ke roda belakang. Sementara itu, mode 2WD memutus penyaluran tenaga ke roda depan dan mengubah BMW M4 menjadi mobil berpenggerak roda belakang. Pengaturan ini ditujukan untuk memberikan pengalaman drifting di sirkuit dalam lingkungan yang sesuai.
Di dalam kabin, teknologi BMW Curved Display berbasis Operating System 8.5 melengkapi orientasi modern pada BMW M4. Layar melengkung tersebut menjadi bagian dari pengalaman pengoperasian dan mendukung tampilan informasi secara terintegrasi, sehingga karakter performa tinggi mobil tetap dipadukan dengan teknologi kabin yang mutakhir.
Pasar BMW M4 bekas di Indonesia menawarkan pilihan harga yang berbeda dibandingkan unit baru. Berdasarkan listing di Zigwheels, BMW M4 Coupé bekas ditawarkan mulai dari Rp1,29 miliar hingga Rp4,5 miliar. Rentang tersebut sebaiknya dipahami sebagai gambaran harga di pasar, bukan patokan untuk satu unit atau satu harga tunggal. Perbedaan nilai dapat terjadi karena setiap kendaraan memiliki kondisi dan latar belakang yang tidak sama.
Generasi kendaraan menjadi salah satu penentu utama. BMW M4 dari generasi yang lebih baru umumnya memiliki teknologi, desain, serta fitur yang berbeda dari model sebelumnya. Tahun pembuatan, jarak tempuh, dan riwayat servis juga berpengaruh langsung terhadap penilaian harga. Unit dengan usia lebih muda dan penggunaan lebih rendah belum tentu selalu menjadi pilihan terbaik apabila perawatan sebelumnya tidak terdokumentasi dengan baik.
Sebelum menilai sebuah unit, calon pembeli perlu memeriksa rekam servis berkala di bengkel resmi BMW. Catatan tersebut membantu menunjukkan konsistensi perawatan dan dapat menjadi dasar untuk menilai kondisi komponen penting. Pemeriksaan juga perlu mencakup status modifikasi, terutama pada komponen mesin atau sistem knalpot. Modifikasi tertentu mungkin memengaruhi performa, kenyamanan, keandalan, serta nilai jual kembali kendaraan.
Keaslian cat bodi perlu diperhatikan untuk mengetahui apakah mobil pernah mengalami perbaikan akibat benturan atau pengecatan ulang. Selain itu, kelengkapan dokumen kendaraan, termasuk dokumen kepemilikan dan administrasi yang relevan, perlu dipastikan sebelum transaksi dilakukan. Pemeriksaan menyeluruh akan membantu pembeli membedakan harga yang sesuai dengan kondisi dari harga yang sekadar terlihat menarik.
Catatan sumber: BMW M4 CS yang diberi tanda bintang tercantum sebagai unit NIK 2025. Informasi tersebut perlu diperhatikan ketika membaca daftar harga dan membandingkan unit yang tersedia.
Dalam komparasi mobil performa tinggi, BMW M4 Competition Convertible M xDrive menempati posisi yang menarik karena memadukan karakter sporty dengan format atap terbuka. Model ini dibandingkan dengan Mercedes-AMG C 63 S E Performance, Porsche 911 Carrera Cabriolet standar, dan Audi RS 5 Coupé. Keempatnya sama-sama menyasar pengemudi yang mengutamakan performa, tetapi pendekatan teknologi dan bentuk bodinya berbeda.
Berdasarkan komparasi yang tersedia, BMW M4 Convertible berada di bawah Mercedes-AMG C 63 S E Performance. Posisi tersebut berkaitan dengan teknologi plug-in hybrid yang digunakan Mercedes-AMG C 63 S E Performance. Sistem tersebut memberikan dukungan performa yang membuatnya unggul dalam perbandingan yang dirujuk. Dengan demikian, perbedaan peringkat tidak semata-mata menunjukkan karakter berkendara, melainkan juga mencerminkan strategi elektrifikasi pada masing-masing model.
Di sisi lain, BMW M4 disebut lebih bertenaga dan memiliki akselerasi lebih cepat dibandingkan Porsche 911 Carrera Cabriolet standar maupun Audi RS 5 Coupé. Perbandingan ini menempatkan M4 sebagai pilihan yang sangat kompetitif di mobil performa tinggi dengan atap terbuka. Keunggulan tersebut juga memperkuat daya tariknya bagi konsumen yang menginginkan kombinasi performa, kemewahan, dan pengalaman berkendara tanpa atap.
BMW M4 Competition Convertible M xDrive juga menjadi satu-satunya model beratap terbuka dengan penggerak semua roda dalam daftar perbandingan tersebut. Faktor ini menjadi pembeda penting karena menawarkan karakter penggunaan yang berbeda dibandingkan model lain yang disebutkan. Sebagai rujukan utama hingga Oktober 2026, harga OTR Jakarta untuk BMW M4 Competition Coupe dan BMW M4 Competition Convertible M xDrive perlu mengikuti daftar harga resmi yang berlaku pada periode tersebut.
Baca juga: Analis Harga Emas Antam 9 September 2026










