Pertandingan perdana Real Madrid di Liga Champions musim ini berlangsung dengan penuh ketegangan dan sikap kompetitif yang tinggi, di mana mereka bertemu dengan Inter Milan. Real Madrid memulai upaya mereka untuk meraih gelar ke-15 dengan menunjukkan performa yang solid dan daya juang yang tinggi di lapangan.
Dalam pertandingan tersebut, Real Madrid akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 2-1. Gol pertama dicetak oleh Vinícius Júnior pada menit ke-25, yang memanfaatkan umpan matang dari Luka Modrić untuk menerobos pertahanan lawan dan melepaskan tembakan ke sudut gawang. Gol ini memberi kepercayaan diri lebih kepada para pemain Madrid dan menciptakan tekanan bagi Inter Milan.
Meski demikian, Inter Milan tidak tinggal diam dan terus menggempur pertahanan Real Madrid. Pada menit ke-68, mereka berhasil menyamakan kedudukan melalui gol dari Lautaro Martínez, yang memanfaatkan kesalahan dalam penguasaan bola di lini belakang Madrid. Gol ini memberikan momentum baru bagi Inter dan menambah tensi pertandingan.
Pertandingan ditutup dengan skor 2-1, yang merupakan awal yang positif bagi Real Madrid dalam kampanye Liga Champions kali ini. Selain gol-gol yang dicetak, pertandingan ini juga dipenuhi dengan momen penting seperti penyelamatan gemilang dari kiper Madrid dan beberapa pelanggaran yang mengubah ritme permainan. Dengan hasil ini, Real Madrid mengawali perjalanan mereka dengan penuh percaya diri, meyakinkan para penggemar akan potensi tim di kompetisi ini.
Sejak tahun 2020, Real Madrid dan Inter Milan telah bertemu di ajang Liga Champions dalam beberapa kesempatan yang memperlihatkan dominasi tim Spanyol. Pertandingan yang berlangsung di fase grup Liga Champions ini menyajikan berbagai hasil menarik.
Pada musim 2020-2021, kedua tim saling berhadapan dalam dua pertandingan grup. Pertama, pada tanggal 3 November 2020, Real Madrid berhasil mengalahkan Inter Milan dengan skor 3-2 di Stadion Giuseppe Meazza. Pertandingan ini menunjukkan kekuatan lini depan Madrid, di mana gol-gol dari Karim Benzema dan Sergio Ramos membawa mereka meraih kemenangan meskipun sempat tertinggal. Laga kembali diadakan pada 15 dicembre 2020, di mana Real Madrid meraih kemenangan dengan skor 2-0, mengulangi superioritas mereka atas lawan. Gol-gol dari Luka Modric dan Rodrygo membuat Madrid mengamankan posisi mereka di puncak klasemen grup.
Musim berikutnya, 2021-2022, juga memperlihatkan tren positif bagi Real Madrid saat berhadapan dengan Inter Milan. Pada 15 September 2021, Madrid kembali bertemu dengan tim asal Italia tersebut dalam laga pembuka grup. Mereka meraih kemenangan krusial dengan skor 1-0 berkat gol tunggal dari Eduardo Camavinga. Selanjutnya, pada 7 Desember 2021, dalam pertandingan yang diadakan di Santiago Bernabéu, Real Madrid memperlihatkan performa impresif dan mengalahkan Inter Milan 2-0. Gol-gol dari David Alaba dan Karim Benzema memastikan kemenangan tim, sekaligus melanjutkan penguasaan Madrid atas Inter di kompetisi Eropa.
Dari rekap tersebut, jelas terlihat bahwa Real Madrid telah menunjukkan hasil yang sangat baik dalam pertemuan mereka dengan Inter Milan di Liga Champions sejak tahun 2020. Dengan empat kemenangan dari empat pertandingan, dominasi Madrid menjadi salah satu sorotan dalam kompetisi ini, menegaskan posisi mereka sebagai salah satu klub elit Eropa.
Kylian Mbappe telah mengukir namanya di pentas Liga Champions dengan menjadi salah satu pemain muda yang paling menonjol dalam sejarah kompetisi tersebut. Pada pertandingan Real Madrid dan Inter Milan, Mbappe menunjukkan kemampuannya dengan mencetak gol yang sangat krusial. Gol ini bukan hanya penting untuk timnya tetapi juga meningkatkan jumlah total golnya di kompetisi elite Eropa ini.
Saat ini, Kylian Mbappe telah mencetak total 38 gol di Liga Champions, yang menempatkannya di daftar pencetak gol terbanyak. Dengan mencetak gol dalam pertandingan ini, ia berhasil menyamai rekor legendaris Raul Gonzalez, yang juga memiliki 38 gol di kompetisi ini. Rekor tersebut menjadi salah satu pencapaian luar biasa mengingat Mbappe masih tergolong muda dan memiliki karier yang sangat menjanjikan di depan.
Pencapaian Mbappe di Liga Champions semakin menarik perhatian karena ia mampu melakukannya dalam kondisi yang sulit, menghadapi tim-tim mapan dan berpengalaman seperti Real Madrid dan Inter Milan. Gol-gol yang ia cetak tidak hanya sekadar angka, tetapi juga mencerminkan skill, ketenangan, dan kematangan yang luar biasa untuk seorang pemain di usianya.
Dengan prestasi ini, Mbappe tidak hanya menyamai rekam jejak Raul tetapi juga meletakkan batu pijakan untuk mencetak lebih banyak gol di masa depan, berpotensi memecahkan rekor yang lebih tinggi. Masyarakat sepak bola di seluruh dunia kini bersiap untuk menyaksikan perkembangan selanjutnya dari bintang muda ini di Liga Champions, di mana ia terus berpeluang untuk menambahkan koleksi golnya serta menginspirasi generasi pemain muda lainnya.
Sejarah pertemuan Real Madrid dan Inter Milan di Liga Champions adalah perjalanan yang kaya dan penuh emosi, mencerminkan rivalitas lama dua raksasa sepak bola Eropa. Pertandingan pertama kedua tim terjadi pada tahun 1960, dan sejak saat itu, banyak momen bersejarah lahir dari bentrokan ini. Real Madrid, dengan rekornya yang cemerlang di kompetisi tersebut, sering kali tampil dominan, sementara Inter Milan telah berusaha untuk menandingi prestasi tersebut.
Salah satu catatan penting dalam sejarah pertemuan ini adalah kemenangan Inter Milan pada tahun 1998 di final Liga Champions yang diadakan di Amsterdam. Kemenangan tersebut tidak hanya memberi Inter gelar keenam mereka di kompetisi ini, tetapi juga menandakan momen bersejarah ketika mereka berhasil mengalahkan raksasa Spanyol itu dengan skor 3-1. Kemenangan ini adalah puncak dari sebuah pertandingan yang menunjukkan kekuatan dan taktik luar biasa dari tim Italia tersebut.
Sejak saat itu, pertemuan kedua tim semakin menjadi sorotan, terutama pada kompetisi Liga Champions, yang sering kali menjadi ajang untuk menentukan siapa yang benar-benar terbaik di Eropa. Dalam beberapa tahun terakhir, Real Madrid telah menunjukkan performa yang lebih konsisten, mencatat beberapa kemenangan signifikan melawan Inter. Namun, dengan semakin ketatnya persaingan di liga domestik dan Eropa, baik Real Madrid maupun Inter Milan terus berupaya untuk mengukuhkan posisi mereka sebagai tim elit. Momen-momen penting dari pertandingan-pertandingan sebelumnya telah membentuk rivalitas yang kuat ini dan menarik perhatian para penggemar sepak bola di seluruh dunia. Sumber informasi: skor.id





