Post Views: 563
PESAWARAN LAMPUNG, BIN.COM – Bupati Pesawaran terpilih Aries Sandi Darma Putra meminta dan mendesak Bupati saat ini yang masih menjabat Dendi Ramadhona, untuk segera menyelesaikan sejumlah permasalahan krusial sebelum masa jabatannya berakhir. Dua hal utama yang menjadi sorotan adalah tunggakan Siltap Aparatur Desa dan hutang Pemkab.pesawaran kepada Bank BJB.
Bacaan Lainnya
- Bupati Tabalong Resmikan Koperasi Kelompok Tani Desa Catur Karya, Danramil U’ung Sutandi Nyatakan Dukungan
- Danrem 181/PVT Bersama Bupati Sorong Selatan Resmi Buka TMMD Ke-129 TA 2026, Wujudkan Sinergi Membangun Negeri dari Desa
- Danrem 181/PVT Bersama Bupati Sorong Selatan Resmi Buka TMMD Ke-129 TA 2026, Wujudkan Sinergi Membangun Negeri dari Desa Sorong Selatan, PBD – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka di Kampung Sesor, Kabupaten Sorong Selatan, Rabu (15/7/2026). Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa”, kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi TNI, Pemerintah Daerah, Polri, dan seluruh elemen masyarakat dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan. Upacara pembukaan berlangsung khidmat dengan Bupati Sorong Selatan, Petronela Krenak, S.Sos., M.Tr.AP, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Turut hadir Danrem 181/PVT Brigjen TNI Slamet Riadi, S.I.P., Dandim 1807/Sorong Selatan selaku Dansatgas TMMD Ke-129 TA 2026 Letkol Czi Paulus Caesario P.W., S.H., Kapolres Sorong Selatan, Sekretaris Daerah Kabupaten Sorong Selatan, para pejabat Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pelajar Pramuka, serta masyarakat Kampung Sesor. Dalam rangkaian upacara, Dandim 1807/Sorong Selatan selaku Dansatgas TMMD menyampaikan laporan kesiapan pelaksanaan TMMD Ke-129 TA 2026 yang dilanjutkan dengan penandatanganan naskah serah terima program TMMD oleh Bupati Sorong Selatan sebagai simbol dimulainya pelaksanaan kegiatan. Selanjutnya dilakukan penyerahan alat kerja kepada perwakilan pelaksana TMMD sebagai wujud dimulainya pembangunan secara terpadu. Dalam amanatnya, Bupati Sorong Selatan menyampaikan bahwa TMMD merupakan bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong, persatuan, dan pemberdayaan masyarakat. Sementara itu, Danrem 181/PVT Brigjen TNI Slamet Riadi, S.I.P. menegaskan bahwa TMMD merupakan program lintas sektoral yang mengedepankan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, serta seluruh komponen masyarakat dalam mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan. Melalui semangat kebersamaan, diharapkan hasil pembangunan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat. Usai pelaksanaan upacara, rombongan melaksanakan peninjauan sasaran fisik TMMD, mengunjungi Komando Taktis (Kotis) TMMD, menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat, melaksanakan penanaman pohon buah sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, serta mengunjungi stan UMKM Persit Kartika Chandra Kirana dan pelaku UMKM lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat. Pelaksanaan upacara melibatkan personel TNI, Polri, pelajar Pramuka, dan unsur masyarakat yang berlangsung tertib, khidmat, serta penuh semangat kebersamaan. Kegiatan pembukaan TMMD Ke-129 TA 2026 selesai pada pukul 13.30 WIT dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Diharapkan melalui program TMMD ini, pembangunan di Kampung Sesor dapat berjalan optimal sehingga semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mempererat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh komponen bangsa dalam membangun Indonesia dari desa. (Tim/Red)
Menurut Aries Sandi, persoalan siltap yang tertunggak ini telah mengganggu kinerja dan kesejahteraan aparatur desa yang menjadi garda terdepan dalam melayani pembangunan daerah dan masyarakat. Ia menekankan bahwa hak-hak para aparatur desa harus menjadi prioritas utama dan segera harus diselesaikan sebelum masa transisi kepemimpinan berlangsung.
“Siltap aparatur desa sudah dianggarkan dan wajib untuk dibayarkan. Untuk itu saya berharap Bupati Dendi Ramadhona dapat menyelesaikan permasalahan ini sebelum masa jabatannya beliau berakhir,” ujar Aries Sandi. Pada Kamis 5 Desember 2024.
Baca Juga: Aksi Bersih-bersih Aries Sandi Viral, Netizen Sebut Kode Akan “Sapu” Pejabat Nakal perusak sendi sendi negara.
Mantan orang nomor satu di Pesawaran ini juga mempertanyakan kemana gaji dua bulan aparatur desa tahun 2021 yang tak dibayarkan, jika dihitung tunggakannya mencapai sekitar Rp11 miliar. Untuk itu saya meminta kepada Dendi Ramadhona untuk memberikan penjelasan dan solusi agar persoalan ini tidak berlarut-larut, karena transparansi dalam pengelolaan anggaran Pemerintah Daerah sangatlah penting.
“Gaji aparatur desa tahun 2021 sudah dianggarkan selama 12 bulan setiap tahunnya tapi yang dibayar hanya 10 bulan. Lalu kemana ? dan digunakan untuk apa anggaran 2 bulan siltap tersebut? tolong dijelaskan” ujarnya.
Selain itu, Aries Sandi juga menyoroti hutang Pemkab Pesawaran kepada Bank BJB sebesar Rp80 miliar dengan bunga sekitar 9.20 persen dinilai telah membebani keuangan Pemkab Pesawaran. Untuk itu dirinya meminta kepada Dendi Ramadhona untuk menyelesaikan pembayaran hutang tersebut sehingga tidak menjadi beban bagi Pemerintahan yang akan datang.
Saya juga meminta agar hutang Pemkab kepada Bank BJB sebesar Rp80 miliar harus lunas ditahun 2024 ini sesuai dengan target dan persoalan ini saya tidak mau dalam kepemimpinan kedepannya dibebankan dipundak saya,” pungkasnya.
Muhlis.
Komentar ditutup.