, – Suara riuh tepuk tangan dan sorak-sorai penonton pecah di Lapangan Balai Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, setiap sore menjelang petang, Sabtu (1/8/2026).
Di balik serunya smash-smash keras turnamen bola voli antar-dusun yang digagas Kodim 0813 Bojonegoro lewat Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026, ada denyut ekonomi warga yang mendadak melaju kencang.
Bukan sekadar ajang unjuk gigi para atlet desa atau panggung hiburan semata, turnamen ini rupanya menjadi ‘magnet rezeki’ bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Lapangan yang dulunya tenang, kini berubah menjadi pusat keramaian yang menguntungkan.
Di sudut lapangan, dengan cekatan Mike meracik es segar dan menyeduh kopi hangat. Warga Desa Kesongo ini tak berhenti tersenyum melayani antrean pembeli yang singgah ke lapak sederhananya.
Bagi Mike dan rekan-rekan sesama pedagang kecil, kehadiran Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro di Desa Kesongo membawa napas baru bagi perekonomian dapur mereka.
“Saya sangat senang. Setiap sore bisa berjualan di sini saat ada kegiatan bola voli yang dilaksanakan bapak-bapak TNI. Alhamdulillah, dagangan saya ramai dan bisa menambah penghasilan keluarga,” ujar Mike dengan mata berbinar.
Atmosfer pertandingan yang hangat dan kekeluargaan membuat warga memboyong anggota keluarga hingga teman-teman mereka untuk menonton.
Imbasnya? Makanan ringan, minuman dingin, hingga jajanan tradisional laris manis diborong penonton.
Turnamen bola voli antar-dusun ini memang dirancang sebagai salah satu agenda non-fisik TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro di Desa Kesongo.
Tujuannya mulia adalah merawat semangat olahraga, mencairkan sekat, serta mempererat kemanunggalan antara prajurit TNI dan masyarakat lokal.
Namun, hasil manisnya meluas hingga ke sektor ekonomi rakyat. TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat tidak hanya soal pengecoran atau perbaikan infrastruktur fisik semata.
Lebih dari itu, ada denyut kebahagiaan, rasa kebersamaan, dan dampak ekonomi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat bawah.
Melalui riuh sorak bola voli dan deretan lapak UMKM yang sumringah di Desa Kesongo, TMMD ke-129 berhasil menghadirkan bukti nyata, ketika desa dibangun dengan hati, kebahagiaan dan kesejahteraan warga akan tumbuh beriringan.









