<a href="https://barometerindonesianews.com/tmmd-129-<a href="https://barometerindonesianews.com/presisi-di-setiap-sudut-rajut-masa-depan-lewat-jalan-beton-tmmd-129-<a href="https://barometerindonesianews.com/senyum-warga-mengembang-tmmd-129-bojonegoro-di-kesongo-rehabilitasi-9-unit-rtlh/”>bojonegoro-di-kedungpandan/”>bojonegoro-perkuat-benteng-hukum-dan-kesejahteraan-warga-kesongo/”>BOJONEGORO, – Di bawah terik matahari yang menyengat di kawasan pedesaan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro, tawa dan peluh menyatu, Kamis (30/7/2026).
Sejumlah prajurit TNI bersama warga bahu-membahu menancapkan pipa, memutar kunci teknis, dan memastikan setiap sambungan mesin penyedot air terpasang sempurna.
Pemandangan hangat ini menjadi bukti nyata hadirnya Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 tahun 2026 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro.
Bukan sekadar mengejar target fisik semata, TMMD kali ini menghadirkan “kehidupan baru” melalui pembangunan sumur bor di kawasan rest area Desa Kesongo.
Pembangunan sarana air bersih ini tercatat sebagai over prestasi sasaran fisik yang dirancang khusus untuk menyentuh langsung nadi kehidupan dan perekonomian warga lokal.
Lokasi sumur bor ini dipilih secara strategis, yakni berada tepat di kawasan rest area yang berbatasan langsung dengan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kesongo.
Selama ini, kawasan tersebut diproyeksikan menjadi pusat aktivitas warga, tempat singgah pengguna jalan, hingga wadah bagi para pelaku UMKM desa untuk berkembang.
Namun, tanpa ketersediaan air bersih yang memadai, sebuah fasilitas umum ibarat jantung tanpa aliran darah.
Kehadiran sumur bor ini menjadi kunci agar seluruh potensi infrastruktur yang telah terbangun dapat beroperasi maksimal dan memberikan kenyamanan penuh bagi setiap pengunjung maupun pedagang kecil setempat.
Babinsa Desa Kesongo, Serka Lasmidi, menegaskan, setiap tetes air dari sumur bor ini merupakan bagian dari komitmen pengabdian TNI yang berorientasi pada kemanfaatan jangka panjang.
“Sumur bor ini kami bangun agar kebutuhan dasar air bersih di kawasan rest area dapat terpenuhi secara mandiri. Ketika pasokan air memadai, fasilitas pendukung lainnya bisa difungsikan secara optimal. Dampaknya bukan hanya kenyamanan singgah, tetapi juga geliat ekonomi warga dan pelaku UMKM yang menggantungkan usahanya di sini,” ujar Serka Lasmidi di sela-sela pengerjaan.
Langkah responsif Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro ini mendapat sambutan hangat dan apresiasi mendalam dari pemerintah desa serta masyarakat Kesongo.
Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, tidak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. Bagi Kusnadi dan warganya, keberadaan sumur bor ini adalah dorongan besar bagi kemandirian Desa Kesongo.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Satgas TMMD Kodim 0813 Bojonegoro. Sumur bor ini adalah penunjang vital bagi operasional kawasan rest area dan KDKMP Kesongo. Ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan investasi sosial yang manfaatnya akan dirasakan oleh anak cucu kita dalam jangka panjang,” ungkap Kusnadi penuh haru.
Program TMMD ke-129 di Desa Kesongo memang tidak hanya berfokus pada pengerasan jalan, pembuatan drainase, atau rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH).
Penyediaan infrastruktur dasar seperti air bersih menjadi bukti holistiknya pendekatan TNI dalam membangun desa.
Melalui gemericik air bersih yang kini siap mengalir dari sumur bor rest area Kesongo, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro kembali membuktikan jati dirinya, hadir mengabdi, merawat asa, serta mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat dari pelosok desa secara berkelanjutan.










3 Komentar
Komentar ditutup.