Lumajang — Di tengah meningkatnya aktivitas banjir lahar dingin Gunung Semeru, prajurit TNI dari Kodim 0821/Lumajang kembali menunjukkan dedikasi kemanusiaan dalam upaya penyelamatan warga. Pada Minggu (7/12/2025), situasi di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, mengharuskan penyelamatan cepat karena aliran lahar dingin yang membawa material batu mengalir deras dan membahayakan warga yang hendak menyeberang.
Di tengah kondisi tersebut, Babinsa Selok Awar-Awar Koramil 0821-08/Pasirian, Sertu Joko Pramono, terekam menggendong seorang anak untuk menyeberangi jalur yang telah dipenuhi arus lahar dingin. Dengan pakaian dinas lapangan yang basah kuyup dan lumpur mencapai lutut, prajurit itu bergerak mantap, memastikan keselamatan anak tersebut hingga mencapai area aman.
Langkah Sertu Joko berlangsung sambil memberikan isyarat kepada warga lain yang mengikuti dari belakang agar bergerak perlahan sesuai arahan. Di titik berbeda, personel TNI bersama anggota Polri turut melakukan pengamanan jalur evakuasi, memantau debit aliran lahar, serta mengarahkan warga agar tidak mendekati area rawan.
Peristiwa tersebut menggambarkan betapa beratnya situasi yang dihadapi masyarakat di kawasan lereng Semeru. Banjir lahar dingin yang tak terduga dengan cepat mengubah sungai menjadi aliran material padat yang berbahaya, memaksa warga untuk tetap siaga sepanjang waktu. Dalam kondisi penuh ketidakpastian itu, keberadaan prajurit TNI menjadi sumber ketenangan bagi masyarakat.
Aksi spontan dan penuh ketulusan dari Sertu Joko Pramono tidak hanya mencerminkan keberanian seorang prajurit, tetapi juga mempertegas nilai kemanusiaan yang menjadi prinsip utama TNI dalam menjalankan tugas. Bagi warga yang menyaksikan langsung, kehadiran prajurit di tengah arus lahar dingin merupakan wujud nyata pengabdian yang melampaui batas formal tugas keamanan.
Foto-foto yang beredar dari lokasi evakuasi memperlihatkan bagaimana Sertu Joko menembus arus lahar sambil memeluk erat anak yang dievakuasi, menguatkan narasi bahwa TNI selalu hadir untuk rakyat. Momen itu sekaligus menegaskan bahwa hubungan antara TNI dan masyarakat bukan hanya sekadar slogan, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata saat warga menghadapi bencana alam.
Pihak Kodim 0821 Lumajang melalui Pendim menyampaikan bahwa seluruh jajaran TNI di wilayah rawan bencana tetap bersiaga, terutama saat intensitas hujan meningkat dan berpotensi memicu banjir lahar dingin dari puncak Semeru. Upaya penyelamatan, pendampingan, dan mitigasi risiko terus dilakukan bersama pemerintah daerah serta unsur relawan.
Keberhasilan evakuasi ini menjadi satu dari banyak contoh dedikasi prajurit TNI dalam menjaga keselamatan masyarakat di wilayah rawan bencana. Pengabdian yang ditunjukkan Sertu Joko Pramono meneguhkan kembali semangat “TNI untuk Rakyat”, terutama pada masa-masa paling kritis.
(Bambang/Pendim 0821)








