Probolinggo — Dalam rangka mendukung Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional, Kodim 0820/Probolinggo menunjukkan komitmen kuat terhadap ketahanan pangan melalui berbagai aksi nyata di lapangan. Salah satu wujud konkritnya adalah kegiatan panen padi yang dilaksanakan oleh Serka Fantri Ages M., Babinsa Koramil 0820-20/Banyuanyar, bersama warga di Dusun Krajan, Desa Liprak Kulon, Kecamatan Banyuanyar, pada Jumat (13/06).
Panen padi dilakukan di lahan seluas ±1.200 meter persegi milik Bapak Mulyadi, seorang petani lokal yang aktif menjadi mitra Babinsa dalam menggerakkan potensi pertanian di wilayah tersebut. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas panen biasa, tetapi merupakan bagian dari strategi TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional yang saat ini menjadi perhatian penting, terutama di tengah tantangan perubahan iklim dan kondisi global yang dinamis.
Serka Fantri menjelaskan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat petani bertujuan untuk memberikan pendampingan langsung sekaligus memotivasi para petani agar tetap produktif dan menjaga keberlanjutan hasil pertanian.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat, khususnya para petani, mendapat pendampingan dan semangat agar tetap produktif dalam menghadapi tantangan yang ada,” ungkap Serka Fantri di sela-sela kegiatan panen.
Kegiatan panen padi ini juga menjadi simbol sinergi antara aparat TNI dan masyarakat, yang diharapkan mampu mendorong kemandirian pangan dari tingkat desa hingga nasional. Program ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan, sekaligus memberikan contoh nyata bagaimana peran Babinsa dan TNI secara luas mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan di Indonesia.
Dengan langkah-langkah strategis dan kerja sama erat antara aparat dan masyarakat, Kodim 0820/Probolinggo optimis bisa berkontribusi secara signifikan dalam menciptakan ketahanan pangan nasional yang kuat dan berkelanjutan.
(Edi D/Pendim0820)









