Danramil Kawal Lomba Burung Berkicau Bupati Cup I 2025 Probolinggo

Probolinggo – Komandan Koramil (Danramil) 0820/12 Kraksaan, Kapten Inf Asto Kuswantoro, turut serta mengawal sekaligus mengamankan jalannya kegiatan Lomba Burung Berkicau “Bupati Cup I” Tahun 2025, yang digelar di Alun-Alun Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, pada Senin (2/6/2025).

Kegiatan ini menjadi magnet tersendiri bagi para pecinta burung kicau dari berbagai daerah di Jawa Timur. Tak kurang dari 500 peserta ambil bagian dalam ajang ini. Mereka datang dari berbagai kota dan kabupaten untuk mengikuti perlombaan di beberapa kategori unggulan seperti Murai Batu, Cucak Hijau, Cendet, Anis Merah, Kenari STD, dan Love Bird Fighter.

Dalam sambutannya, Kapten Inf Asto Kuswantoro menyampaikan rasa bangganya atas terselenggaranya lomba tersebut, serta mengapresiasi antusiasme para peserta dan penonton yang telah datang dan meramaikan acara.

“Saya ucapkan selamat datang kepada seluruh pecinta burung kicau dan peserta Lomba Burung Berkicau Bupati Cup I tahun 2025 di Kabupaten Probolinggo. Ini adalah ajang yang luar biasa, karena terbukti bisa menyatukan berbagai kalangan, lintas usia, latar belakang bahkan daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Danramil juga menekankan bahwa lomba ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga wujud kecintaan terhadap alam dan satwa. Menurutnya, dunia burung berkicau bukan sekadar tentang siapa yang menang, tapi bagaimana proses dan perawatan terhadap burung itu sendiri.

“Yang paling membanggakan adalah bahwa kita semua bisa berkumpul dan berkompetisi dengan semangat positif, sambil tetap menjaga kelestarian satwa. Saya juga ingin menyampaikan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak—panitia, sponsor, juri, komunitas burung dan para peserta—yang telah mendukung kesuksesan acara ini,” tambahnya.

Kapten Asto juga mengajak seluruh peserta dan penonton untuk tetap menjaga suasana yang sportif, kondusif dan menyenangkan selama perlombaan berlangsung.

“Mari kita jaga sportivitas. Yang menang kita apresiasi, dan yang belum menang jangan berkecil hati. Di dunia burung kicau, proses dan perawatan adalah hal yang utama,” pungkasnya.

Acara ini menjadi bukti bahwa hobi dapat menjadi jembatan pemersatu masyarakat, sekaligus sebagai wadah menyalurkan minat terhadap pelestarian satwa. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin dan menjadi agenda tahunan Kabupaten Probolinggo, sekaligus memupuk kebersamaan antar komunitas burung di tingkat lokal maupun regional.

(Edi D/pendim0820)

Pos terkait